Bitung, Portalsulutnew.com – Kepemimpinan Wali Kota Bitung Hengky Honandar kembali menjadi sorotan publik pasca aksi massa warga Kelurahan Tanjung Merah yang berujung pembakaran bangunan PT Futai Sulawesi Utara pada Rabu dinihari, 15 Juli 2026.
Aksi tersebut dipicu oleh keluhan warga terkait persoalan limbah perusahaan yang dinilai belum mendapat solusi konkret dari pemerintah.
Peristiwa kebakaran itu langsung viral di media sosial. Sejumlah komentar netizen menyoroti peran Pemerintah Kota Bitung dalam menangani persoalan ini.
Salah satu unggahan di Facebook memuat pertanyaan, “Inikah yang pemerintah Bitung inginkan?” Sementara netizen lain menulis, “Sudah beberapa kali warga Tanjung Merah mengeluh dan melaporkan persoalan limbah ke Pemkot Bitung. Namun hingga kini belum ada solusi, dan tidak ada langkah strategis untuk menyelesaikannya.”
Kebakaran PT Futay kini menjadi perhatian publik dan dianggap sebagai barometer terhadap penanganan persoalan lingkungan di Kota Bitung.
Diketahui, sepekan sebelum kejadian, Pemerintah Kota Bitung telah memfasilitasi pertemuan antara pihak PT Futay dan perwakilan masyarakat Tanjung Merah. Pertemuan yang dipimpin langsung Wali Kota Hengky Honandar itu juga dihadiri Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistiyo Nugroho.
Namun, sejumlah perwakilan warga usai pertemuan menyampaikan ketidakpuasan terhadap hasil pembicaraan. Warga menilai keluhan terkait limbah yang sangat mengganggu aktivitas belum ditindaklanjuti secara nyata. Salah satu kesepakatan yang diharapkan adalah penghentian sementara operasional perusahaan, namun hingga saat ini belum terealisasi.
Merasa diabaikan, sebagian warga diduga melakukan aksi anarkis dengan membakar fasilitas PT Futay.
Peristiwa ini menjadi catatan serius bagi jalannya pemerintahan di Kota Bitung. Kondusivitas yang selama ini terjaga di Kota Cakalang kini diuji oleh persoalan yang berlarut-larut dan berujung pada tindakan di luar batas.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari Wali Kota Bitung terkait langkah penanganan pasca kebakaran. Masyarakat Tanjung Merah berharap Pemkot Bitung segera mengambil langkah tegas dan solutif agar persoalan serupa tidak terulang. (**)





