Minut, Portalsulutnew.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, meresmikan program revitalisasi satuan pendidikan se-Sulawesi Utara dalam kerangka Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto bertajuk “Wujudkan Sekolah Asri”.
Program ini menargetkan 248 satuan pendidikan dengan anggaran Rp231 miliar lebih, termasuk 247 sekolah direnovasi dan satu unit baru, guna ciptakan lingkungan belajar nyaman bagi ribuan siswa.

Kunjungan kerja Menteri selama dua hari (21–22 April 2026) menyoroti prestasi Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Saat bertemu Kepala Dinas Pendidikan Minut, Jofieta Supit, Abdul Mu’ti memberikan apresiasi khusus. “Banyak selamat untuk Minahasa Utara,” ujarnya.
Tahun 2025 Minut merevitalisasi 17 sekolah, kini 2026 kuota melonjak menjadi 66 sekolah dari jenjang TK, PAUD, SD, hingga SMP—bukti kepercayaan pusat atas kinerja daerah.

“Ini bukti bahwa Minahasa Utara mampu menjalankan program dengan baik, sehingga mendapat dukungan lebih besar dari pemerintah pusat,” tambah Jofieta Supit.
Secara keseluruhan, revitalisasi Sulut menjawab kerusakan fasilitas yang parah: 58% TK/SD rusak, 56% SMP, dan 46% SMA/SMK, sebagian akibat bencana alam.
Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menyambut baik inisiatif ini. “Dalam rapat bersama BPKP, ditemukan kondisi tersebut. Program ini langkah nyata, dan saya optimistis dalam lima tahun ke depan, sarana pendidikan Sulut akan prima,” katanya.
Nasional pun kian ambisius: 2025 revitalisasi 16.167 satuan (melebihi target 10.440), sementara 2026 proyeksi naik dari 11.744 menjadi 71.744 sekolah.
Program “Sekolah Asri” ini diharapkan transformasikan wajah pendidikan Sulut, dari bangunan reyot menjadi ruang belajar hijau dan aman. (**)







