Audit Fasilitas Kesehatan Digencarkan, Dinkes Manado Petakan Kesiapan Pustu dan Labkesmas

oleh
oleh
Dinkes Manado Pemetaan Pustu dan Labkesmas
Dinas Kesehatan Kota Manado menggenjot audit dan pemetaan sarana, prasarana, serta alat kesehatan di Pustu dan Labkesmas. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan layanan kesehatan dasar, pemerataan fasilitas, serta akurasi data guna mendukung perencanaan yang tepat dan pelayanan yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

MANADO | Portalsulutnew.com — Upaya memperkuat layanan kesehatan tingkat dasar mulai digencarkan. Dinas Kesehatan Kota Manado melakukan pembinaan sekaligus pemetaan menyeluruh terhadap sarana, prasarana, dan alat kesehatan di Puskesmas Pembantu (Pustu) serta Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas).

Langkah ini bukan sekadar rutinitas. Selama tiga hari, 28 hingga 30 April 2026, seluruh komponen fasilitas kesehatan dikuliti untuk memastikan kesiapan layanan di garis terdepan benar-benar optimal.

Kegiatan yang dipusatkan di Hotel Nusantara Dian Center (NDC) Manado itu dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Manado, Boby Kristofel Kereh.SH.MSi.

Fokus utama kegiatan tersebut guna mengidentifikasi kekurangan, ketimpangan distribusi alat kesehatan, hingga memastikan standar pelayanan minimal di setiap Pustu dan Labkesmas terpenuhi.

Kepala Dinkes Manado Boby Kereh, harapkan melalui kegiatan ini bukan saja dapat mengidentifikasi kekurangan dan ketimpangan pemenuhan sarana dan prasarana di Puskesmas.

“Tetapi juga petugas puskesmas khususnya yang mengelolah data ASPAK dapat menyajikan data yang telah saling tersinkronisasi antara data yang satu dan lainnya”,terangnya.

Lanjutnya, sinkronisasi dan keakuratan data itu sangat penting. “Tujuannya agar supaya bisa mendapatkan perencanaan kebutuhan yang sesuai dengan kebutuhan sarana dan prasarana di Puskesmas masing-masing”,tegas Boby Kereh.

Kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah pejabat teknis, di antaranya Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dr. Pingkan O.V. Sumual, Kepala Bidang P2 dr. Sicilia Kumaat, serta Koordinator Seksi Promosi Kesehatan Apriani Mansauda. Mereka terlibat langsung dalam proses evaluasi dan pendampingan teknis.

Tak hanya itu, peserta dari 16 Puskesmas se-Kota Manado dilibatkan aktif, menjadikan forum ini sebagai ruang sinkronisasi data dan strategi perbaikan fasilitas kesehatan secara terpadu.
Dengan pemetaan ini,

Dinkes Manado memastikan layanan kesehatan dasar tidak lagi timpang, dan masyarakat mendapatkan akses pelayanan yang layak, cepat, dan berkualitas.(Ronay)

No More Posts Available.

No more pages to load.