BOLTIM, PORTALSULUTNEW.COM – Prestasi membanggakan ditorehkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) di panggung nasional.
Dua utusan Boltim yang mewakili Provinsi Sulawesi Utara ambil bagian dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Nasional 2026 yang berlangsung di Provinsi Sulawesi Selatan, 24–30 Agustus 2026.
Dari dua wakil tersebut, Irwandi Mamonto, M.Pd. berhasil membawa nama Boltim dengan meraih Juara Harapan II Nasional pada Cabang Hifzh Al-Qur’an Golongan Juz 30 (Juz Amma).
Prestasi tersebut ditetapkan melalui Keputusan Majelis Hakim Cabang Hifzh Al-Qur’an Nomor Kep-02/MH-3/MTQ-8 KORPRI/VIII/2026 tentang Penetapan Peserta Terbaik dan Harapan.
Sementara itu, wakil Boltim lainnya, Wiznu Muhammad Hamzah, M.Pd., yang tampil pada Cabang Tilawah Al-Qur’an, berhasil menempati peringkat ke-14 tingkat nasional.
MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 diikuti lebih dari 1.000 peserta ASN dari 38 provinsi serta kementerian dan lembaga.
Para peserta berkompetisi dalam berbagai cabang, mulai dari Tilawah, Tartil, Hifzh, Dakwah, Azan, Khutbah Jumat hingga sejumlah cabang seni dan intelektual keagamaan lainnya.
Pelaksanaan lomba dipusatkan di sejumlah lokasi di Kota Makassar dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).
Dewan Pengawas MTQ VIII KORPRI Nasional 2026, Dr. Hj. Helmi Halimatul Udhmah, M.Si., mengapresiasi antusiasme peserta serta kesiapan seluruh panitia.
Menurutnya, tingginya partisipasi ASN dalam ajang tersebut menunjukkan bahwa MTQ KORPRI bukan semata-mata kompetisi keagamaan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan spiritual dan penguatan karakter aparatur negara.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H., atas kolaborasi berbagai pihak dalam menyukseskan MTQ tingkat nasional tersebut.
Bupati Bolaang Mongondow Timur, Oskar Manoppo, S.E., M.M., memberikan apresiasi atas pencapaian dua ASN Boltim yang telah membawa nama daerah di tingkat nasional.
Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi motivasi bagi ASN lainnya untuk terus meningkatkan kapasitas, tidak hanya dari sisi profesionalitas, tetapi juga mental dan spiritual.
“Prestasi ini membuktikan bahwa ASN Boltim mampu bersaing di tingkat nasional dan memberikan kontribusi positif bagi daerah,” kata Oskar Manoppo.
Capaian Irwandi Mamonto dan Wiznu Muhammad Hamzah sekaligus menunjukkan bahwa ASN daerah memiliki ruang untuk berprestasi di luar bidang kedinasan.
Lebih jauh, keikutsertaan Boltim dalam MTQ KORPRI Nasional menjadi bagian dari upaya membentuk aparatur yang tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas pemerintahan, tetapi juga memiliki integritas, karakter dan ketahanan spiritual.
Prestasi di panggung nasional kini menjadi modal bagi Boltim untuk terus mendorong lahirnya ASN yang unggul, berintegritas dan mampu membawa nama daerah di berbagai ajang bergengsi.(*/red)




