KUA-PPAS Perubahan APBD 2026 Ditandatangani, Andrei Angouw Bicara Kepentingan Warga

oleh -1426 Dilihat
oleh
Wali Kota Andrei Angouw menegaskan APBD Perubahan 2026 harus dimaksimalkan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Manado.

MANADO, Portalsulutnew.com – Wali Kota Manado Andrei Angouw menegaskan pentingnya optimalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026 untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan dan menjawab kebutuhan masyarakat.

Hal itu disampaikan Andrei Angouw saat bersama Wakil Wali Kota Manado dr. Richard Sualang menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Manado di Gedung DPRD Manado, Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget, Kamis (20/8/2026).

Rapat paripurna tersebut mengagendakan penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Kota Manado Tahun Anggaran 2026.

Agenda ini menjadi bagian penting dalam tahapan pembahasan Perubahan APBD 2026, sekaligus memperkuat komitmen bersama antara Pemerintah Kota Manado dan DPRD dalam memastikan arah kebijakan anggaran tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.

Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Manado Mona C. Kloer, S.H.M.H. Selanjutnya,dilakukan penandatanganan berita acara Nota Kesepakatan KUA-PPAS Perubahan APBD 2026. Setelah itu penyerahan dokumen KUA-PPAS Perubahan APBD 2026 oleh Ketua DPRD Manado Apt. Dra. Aaltje Dondokambey, M.Kes kepada Wali Kota Andrei Angouw.

Wali Kota Andrei dalam kesempatan itu menyebutkan, bahwa kesepakatan tersebut bukan sekadar tahapan administratif dalam proses penganggaran. Lebih dari itu, APBD Perubahan harus mampu diterjemahkan menjadi program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pemerintah kota maupun DPRD, dapat memaksimalkan APBD perubahan ini untuk pelaksanaan program pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Kota Manado,” ujar Andrei.

Ia menekankan, sinergi antara Pemerintah Kota Manado dan DPRD menjadi faktor penting agar anggaran yang telah disepakati dapat dikelola secara efektif dan diarahkan pada kebutuhan prioritas masyarakat.

Menurut Andrei Angouw, setiap kebijakan anggaran harus memiliki dampak terhadap peningkatan kualitas pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, pelaksanaan APBD Perubahan 2026 diharapkan tidak berhenti pada penyerapan anggaran, tetapi benar-benar menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan warga.

“Yang terpenting adalah bagaimana anggaran ini dapat dimaksimalkan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri para Wakil Ketua dan Anggota DPRD Manado, Forkopimda, Sekretaris Kota Manado dr. Steaven Dandel, M.Ph., Sekwan Dr. Steven Rende, S.H., M.H., para asisten dan kepala SKPD, camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, insan pers serta undangan lainnya.

Dengan ditandatanganinya Nota Kesepakatan KUA-PPAS Perubahan APBD 2026, Pemerintah Kota Manado dan DPRD selanjutnya diharapkan dapat mengawal proses pembahasan hingga penetapan Perubahan APBD 2026, sehingga program dan kegiatan prioritas dapat terlaksana secara optimal hingga akhir tahun.**

No More Posts Available.

No more pages to load.