Andrei Angouw Dampingi Mensos RI Cek Kesiapan Sekolah Rakyat untuk Anak Prasejahtera

oleh
oleh
Wali Kota Manado Andrei Angouw mendampingi Mensos RI Saifullah Yusuf meninjau kesiapan Program Sekolah Rakyat di Sentra Tumou Tou Manado guna memperluas akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu.

MANADO | Portalsulutnew.com — Pemerintah pusat menunjukkan keseriusannya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu melalui program Sekolah Rakyat. Komitmen tersebut terlihat saat Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, melakukan kunjungan kerja ke Sentra Tumou Tou Manado, Kamis (11/6/2026).

Kedatangan Mensos disambut langsung Wali Kota Manado, Andrei Angouw, didampingi Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel serta Kepala Dinas Sosial Kota Manado Rollies Rondunuwu.

Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan agenda open house Program Sekolah Rakyat, salah satu program strategis pemerintah yang difokuskan untuk membuka akses pendidikan lebih luas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Dalam kegiatan itu, masyarakat diperkenalkan dengan konsep pembelajaran, fasilitas pendidikan, hingga sistem layanan yang akan diterapkan dalam program Sekolah Rakyat. Pemerintah berharap program tersebut dapat menjadi solusi nyata bagi warga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pendidikan.

Selain berdialog dengan jajaran Pemerintah Kota Manado, Mensos Saifullah Yusuf juga meninjau langsung kesiapan sarana dan fasilitas pendukung di Sentra Tumou Tou yang nantinya akan digunakan sebagai lokasi pelaksanaan program Sekolah Rakyat di Kota Manado.

Kehadiran pemerintah pusat di Manado membuktikan bahwa pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan berbasis kerakyatan kini menjadi perhatian serius pemerintah, terutama untuk mendorong pemerataan pendidikan di daerah.

Sejumlah pejabat pemerintah pusat maupun daerah turut hadir dalam rangkaian peninjauan dan sosialisasi program tersebut.

Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan salah satu langkah strategis pemerintah untuk memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memperoleh hak pendidikan yang layak, sekaligus memperkuat pemerataan akses pendidikan di berbagai wilayah Indonesia.***

No More Posts Available.

No more pages to load.