Gubernur Yulius Jemput Dukungan Kemenaker, Revitalisasi BLK Jadi Senjata Tekan Pengangguran Sulut

oleh -1733 Dilihat
oleh
Gubernur Yulius Selvanus memperoleh dukungan Kementerian Ketenagakerjaan untuk revitalisasi BLK dan penambahan program pelatihan guna menekan angka pengangguran di Sulawesi Utara.

JAKARTA, Portalsulutnew.com – Upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mempercepat penurunan angka pengangguran mendapat respons positif dari pemerintah pusat. Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, membawa langsung persoalan ketenagakerjaan daerah saat bertemu Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, ST, MT, PhD, di Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Yulius memaparkan kondisi ketenagakerjaan di Sulawesi Utara, termasuk tingginya jumlah pencari kerja yang membutuhkan peningkatan keterampilan melalui program pelatihan kerja.

Tak hanya itu, Gubernur juga menyampaikan kondisi Balai Latihan Kerja (BLK) Bitung yang dinilai membutuhkan perhatian serius. Sebagian besar sarana pelatihan di sembilan workshop yang dimiliki BLK tersebut sudah mengalami kerusakan dan tidak lagi mengikuti perkembangan kebutuhan industri.

Menurut Yulius, minat masyarakat mengikuti pelatihan di BLK masih sangat tinggi. Namun, keterbatasan fasilitas menjadi tantangan yang harus segera diatasi agar lulusan pelatihan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.

“Karena itu kami berharap dukungan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Ketenagakerjaan, untuk memperkuat program pelatihan dan meningkatkan kualitas fasilitas BLK di Sulawesi Utara,” ujar Yulius.

Respons positif pun datang dari Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli. Ia mengapresiasi langkah Gubernur yang datang langsung menyampaikan kebutuhan daerah sebagai bentuk keseriusan menekan angka pengangguran di Sulawesi Utara.

Dalam kesempatan itu, Kementerian Ketenagakerjaan menyampaikan sejumlah komitmen strategis untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia di Sulut.

Di antaranya adalah percepatan penyelesaian pembangunan dan pengadaan peralatan BLK Minahasa Utara agar dapat beroperasi pada 2027.

Selain itu, Kemenaker juga akan menambah program pelatihan di BLK Bitung yang nantinya disinergikan dengan BLK Minut.

Kementerian juga mendorong Pemerintah Provinsi Sulut menjalin kerja sama lebih erat dengan perusahaan-perusahaan industri. Pola tersebut diharapkan mampu menciptakan pelatihan berbasis kebutuhan pasar kerja sehingga lulusan BLK dapat langsung terserap oleh dunia usaha.

Tak berhenti di situ, Kemenaker memastikan akan mendukung optimalisasi seluruh BLK di Sulawesi Utara agar mampu menjadi pusat pengembangan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing.

Dalam pertemuan itu, Menteri Ketenagakerjaan juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di Sulawesi Utara. Pengawasan diperlukan untuk memastikan seluruh TKA memenuhi ketentuan perundang-undangan sekaligus menjamin adanya proses alih teknologi dan peningkatan kompetensi bagi tenaga kerja lokal.

Pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran pejabat Kementerian Ketenagakerjaan, termasuk para direktur jenderal, staf ahli, dan direktur terkait. Sementara Gubernur Yulius didampingi Asisten I Setdaprov Sulut, Kepala Dinas Tenaga Kerja, serta Kepala BLK Bitung.***

No More Posts Available.

No more pages to load.