22 Orang Diamankan Usai Keributan di Paniki Satu, Polisi Dalami Dugaan Penikaman

oleh
oleh
22 Orang Diamankan Usai Keributan di Paniki Satu, Polisi Dalami Dugaan Penikaman

MANADO, Portalsulutnew.com – Keributan pecah di Kelurahan Paniki Satu, Lingkungan V, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sabtu (26/9/2026) dini hari. Polisi bergerak cepat setelah situasi memanas menyusul dugaan pelemparan botol ke arah sebuah rumah duka.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.12 WITA. Saat kejadian, di salah satu rumah warga tengah berlangsung pesta pernikahan. Pada saat bersamaan, tidak jauh dari lokasi, sebuah keluarga sedang menggelar suasana duka.

Situasi kemudian berkembang menjadi keributan yang melibatkan sejumlah orang dari lokasi pesta dan tamu yang berada di rumah duka.

Ketegangan semakin meningkat setelah diduga terjadi pelemparan botol dari arah rumah tempat pesta menuju rumah duka. Aksi tersebut kemudian memicu berkumpulnya massa di sekitar lokasi.

Mendapat laporan mengenai kejadian itu, personel Mapanget 801 bersama Tim Resmob Polda Sulut langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan.

Kanit Resmob Polda Sulut IPDA Rivo Wowiling yang memimpin tim di lapangan kemudian mengamankan 22 orang yang diduga berkaitan dengan aksi pelemparan tersebut.

Seluruhnya dibawa ke Polsek Mapanget untuk menjalani pemeriksaan. Polisi masih mendalami peran masing-masing orang yang diamankan guna memastikan rangkaian kejadian secara utuh.

Kapolsek Mapanget Iptu Jodie Ferdinand Kairupan mengatakan, tindakan cepat dilakukan untuk mencegah situasi berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

“Kami langsung melakukan pengamanan bersama Tim Resmob Polda Sulut untuk mencegah situasi semakin meluas. Sebanyak 22 orang telah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan untuk mengetahui peran masing-masing,” ujar Kairupan.

Selain keributan dan dugaan pelemparan, polisi juga masih mengembangkan informasi terkait dugaan penganiayaan dan penikaman yang disebut terjadi dalam rangkaian peristiwa tersebut.

Pihak kepolisian menyebut terduga pelaku dalam dugaan penganiayaan dan penikaman tersebut telah melarikan diri. Tim Resmob Polda Sulut masih melakukan pencarian untuk mengungkap keberadaan yang bersangkutan.

“Kami masih melakukan pengembangan terkait dugaan penganiayaan dan penikaman. Kami mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi dan menyerahkan penanganan kejadian ini kepada kepolisian,” kata Kairupan.

Polsek Mapanget bersama Tim Resmob Polda Sulut masih melakukan pendalaman terhadap seluruh rangkaian kejadian, termasuk mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga memiliki keterlibatan.

Langkah pengamanan dilakukan untuk mencegah munculnya aksi susulan sekaligus memastikan situasi di wilayah tersebut tetap terkendali.

Hingga proses penanganan berlangsung, kondisi di lokasi dilaporkan telah kembali aman dan kondusif.(*/ronay)

No More Posts Available.

No more pages to load.