Pemdes Tatelu Bersama Forkopimcam Gelar Razia Sajam dan Miras di Tambang Tatelu Ciptakan Kondisi Aman

oleh
oleh

 

Minut, Portalsulutnew.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Tatelu bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Dimembe menggelar razia senjata tajam (sajam) dan minuman keras (miras) di area tambang emas Tatelu. Kamis, (16/7/2026).

Razia ini dipimpin langsung oleh Wakapolsek Dimembe Ipda Stanly Malope, S.Sos, bersama personel Polsek Dimembe, didampingi Danramil 1310-04/Dimembe Kapten Inf. Lucas P. Lahama beserta personel, Camat Dimembe Ansye Dengah, S.Sos, Hukum Tua Desa Tatelu Rossiena Anashtasya Angkouw, SE, serta Pimpinan Koperasi Batu Emas Henry Walukow. Tim menyisir seluruh area pertambangan dan melakukan pemeriksaan di setiap mess maupun barak para penambang.

Selain melakukan pemeriksaan dan penggeledahan, petugas juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kepada seluruh pekerja tambang.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menemukan puluhan senjata tajam berupa badik dan golok yang langsung diamankan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi tindak kriminal.

Wakapolsek Dimembe, Ipda Stanly Malope, menjelaskan bahwa razia kali ini lebih mengedepankan upaya pembinaan dan pencegahan sehingga belum dilakukan proses hukum terhadap pemilik senjata tajam.

“Pada razia kali ini kami hanya melakukan pengamanan atau penyitaan terhadap senjata tajam yang ditemukan. Namun untuk razia yang akan dilakukan sewaktu-waktu ke depan, kami pastikan akan ada tindakan hukum bagi siapa saja yang masih kedapatan memiliki senjata tajam,” tegas Ipda Stanly Malope.

Danramil 1310-04/Dimembe Kapten Inf. Lucas P. Lahama memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Tatelu atas inisiatif pelaksanaan razia tersebut.

“Kegiatan itu merupakan langkah nyata dalam menciptakan kawasan pertambangan yang lebih aman serta mengurangi potensi tindak kriminal yang dapat dipicu oleh kepemilikan senjata tajam,” kata Danramil Lucas.

Camat Dimembe Ansye Dengah, S.Sos menilai razia sajam dan miras merupakan langkah strategis dalam mencegah terjadinya tindak kriminal maupun aksi penganiayaan di kawasan pertambangan. “Kami sebagai Pemerintah Kecamatan Dimembe sangat mengapresiasi langkah strategis yang dilakukan guna meminimalisir hal-hal yang tidak kita inginkan melalui pelaksanaan razia seperti ini. Tentunya kegiatan ini akan memberikan dampak positif terhadap keamanan para pekerja tambang maupun masyarakat di sekitar kawasan pertambangan,” ujar Ansye Dengah.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkala sehingga kondusivitas wilayah tetap terjaga. “Harapan kami, razia seperti ini dapat menjadi program rutin sehingga keamanan dan ketertiban di wilayah pertambangan terus terpelihara,” tambahnya.

Hukum Tua Desa Tatelu Rossiena Anashtasya Angkouw, SE, yang akrab disapa Tasya Angkouw, menjelaskan bahwa razia tersebut merupakan implementasi Program Kamtibmas Desa sekaligus bagian dari persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Tatelu yang akan diperingati pada tanggal 19 Juli.

Menurut Tasya, keamanan para pekerja dan lingkungan pertambangan menjadi perhatian serius pemerintah desa. Karena itu, razia sajam dan miras dinilai sangat penting demi menciptakan kawasan pertambangan yang aman sekaligus memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. “Kegiatan ini kami lakukan demi kebaikan seluruh pihak yang beraktivitas di area pertambangan. Situasi yang aman tentu akan memberikan dampak positif bagi perekonomian para pekerja maupun masyarakat Desa Tatelu,” ungkap Tasya Angkouw.

Sementara itu, Pimpinan Koperasi Batu Emas, Henry Walukow, mengungkapkan bahwa, ‘Para pekerja tambang di Desa Tatelu berasal dari berbagai daerah, di antaranya Kotamobagu, Kepulauan Sangihe, hingga Pulau Jawa.

Ia memastikan seluruh pekerja yang beraktivitas di kawasan pertambangan telah didata oleh Koperasi Batu Emas dan keberadaannya juga diketahui oleh Pemerintah Desa Tatelu.

Dengan sinergi antara Pemerintah Desa, Forkopimcam, aparat TNI-Polri, serta pihak koperasi, razia ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kawasan pertambangan yang lebih aman, tertib, dan bebas dari potensi gangguan keamanan. Upaya tersebut sekaligus mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas wilayah demi mendukung aktivitas ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (**)

No More Posts Available.

No more pages to load.