MANADO | Portalsulutnew.com — Kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di RSUD Kota Manado terus meningkat. Rumah sakit milik Pemerintah Kota Manado itu kini mencatat lonjakan kunjungan pasien hingga menembus angka dua ribu pasien setiap bulan.
Peningkatan tersebut menjadi bukti bahwa transformasi pelayanan yang dilakukan RSUD Kota Manado mulai dirasakan langsung masyarakat. Dengan mengedepankan layanan profesional, cepat, aman dan humanis, rumah sakit ini perlahan menjelma menjadi salah satu fasilitas layanan kesehatan yang semakin diminati warga.
Direktur Utama RSUD Kota Manado, dr Hezky Lintang, mengungkapkan jumlah kunjungan pasien mengalami peningkatan signifikan dibanding sebelumnya yang masih berada di angka ratusan pasien per bulan.
“Sekarang sudah mencapai dua ribuan kunjungan pasien setiap bulan dengan berbagai keluhan kesehatan,” ujar Hezky Lintang, Kamis (21/05/2026).
Menurutnya, lonjakan pasien bukan hanya sebatas angka statistik, melainkan cerminan meningkatnya kepercayaan publik terhadap kualitas pelayanan yang diberikan RSUD Kota Manado.
Ia menegaskan, pihak rumah sakit berkomitmen memberikan pelayanan tanpa membedakan status pasien, baik pengguna BPJS Kesehatan maupun pasien umum.
“Tidak ada yang diistimewakan. Pasien umum maupun pengguna BPJS mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang sama,” tegasnya.
Komitmen pelayanan yang setara itu turut diperkuat dengan kehadiran tenaga medis profesional dan dokter spesialis yang terus siaga memberikan penanganan maksimal kepada pasien.
Hezky menilai, kualitas pelayanan kesehatan bukan hanya ditentukan oleh kelengkapan fasilitas medis, tetapi juga cara tenaga kesehatan memperlakukan pasien dengan empati dan pendekatan humanis.
“Pelayanan yang baik, profesional dan humanis wajib diterapkan. Semua ini demi masyarakat Kota Manado yang membutuhkan pengobatan dan penanganan kesehatan,” katanya.
Di sisi lain, status RSUD Kota Manado sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) disebut memberi dampak besar terhadap percepatan dan efektivitas pelayanan rumah sakit.
Melalui sistem BLUD, rumah sakit memiliki fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan sehingga kebutuhan medis, pengadaan alat kesehatan hingga penunjang pelayanan dapat dipenuhi lebih cepat sesuai kebutuhan.
Meski memiliki fleksibilitas anggaran, Hezky memastikan seluruh pengelolaan keuangan tetap dilakukan secara terukur, transparan dan berdasarkan perencanaan yang matang.
“Walaupun sudah berstatus BLUD, bukan berarti pembelanjaan dilakukan sembarangan. Semua harus direncanakan secara matang agar kebutuhan medis dapat terpenuhi dan pelayanan kepada pasien semakin maksimal,” jelasnya.
Tak hanya memperkuat layanan medis, RSUD Kota Manado juga terus melakukan pembenahan fasilitas penunjang guna meningkatkan kenyamanan pasien dan keluarga yang datang berobat.
Dengan tren kunjungan yang terus meningkat, RSUD Kota Manado optimistis mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin prima sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan pemerintah.
“Pada intinya, pelayanan kesehatan yang baik akan terus kami hadirkan untuk masyarakat,” pungkas dr. Hezky. (ronay)



