MANADO, PORTALSULUTNEW.COM – Generasi muda di Kota Manado didorong tidak lagi hanya berpikir tentang bagaimana mendapatkan pekerjaan, tetapi mulai berani menciptakan peluang dan membuka lapangan kerja melalui kewirausahaan.
Pesan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Manado, Bonyx Yusak Saweho SE, saat memberikan dorongan kepada peserta Pelatihan Kewirausahaan Pemuda Tahun 2026 yang digelar di Gedung Youth Center Manado.
Kegiatan ini dibuka oleh Asisten I Pemerintah Kota Manado, Julises Ohlers, SH, yang hadir mewakili Wali Kota Manado Andrei Angouw.
Bonyx Saweho menilai perkembangan teknologi dan perubahan pola ekonomi telah membuka ruang yang semakin luas bagi anak muda untuk mengubah kreativitas menjadi kegiatan produktif yang memiliki nilai ekonomi.
Menurutnya, tantangan dunia kerja saat ini harus dijawab dengan keberanian untuk berinovasi. Pemuda tidak boleh hanya menunggu datangnya kesempatan, tetapi harus mampu membaca kebutuhan masyarakat dan mengubahnya menjadi peluang usaha.
“Generasi muda harus berani melihat peluang, berani mencoba dan terus mengembangkan kreativitas. Jangan hanya menunggu lapangan pekerjaan, tetapi bagaimana kita bisa menciptakan lapangan pekerjaan,” ujar Bonyx.
Ia mengatakan, pelatihan kewirausahaan bukan sekadar memberikan teori, tetapi diharapkan menjadi bekal bagi peserta untuk memiliki keberanian memulai usaha, mengelola bisnis dan mengembangkan potensi yang dimiliki secara mandiri.
Bonyx juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam membangun usaha. Menurutnya, perkembangan media sosial dan platform digital dapat dimanfaatkan anak muda sebagai sarana promosi, pemasaran sekaligus membangun jaringan konsumen yang lebih luas.
“Peluang itu ada di sekitar kita. Tinggal bagaimana anak-anak muda mampu melihat, mengolah dan mengembangkan peluang tersebut menjadi sesuatu yang bernilai,” katanya.
Ia berharap peserta tidak berhenti setelah mengikuti pelatihan. Pengetahuan yang diperoleh harus diterapkan dan dikembangkan menjadi langkah nyata, sehingga muncul wirausahawan muda yang mampu bertahan, berinovasi dan membuka peluang baru bagi orang lain.
Sementara itu, Asisten I Pemkot Manado, Julises Ohlers, SH, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan pelatihan tersebut. Menurutnya, peningkatan kapasitas pemuda menjadi bagian penting dalam mendorong kemandirian generasi muda sekaligus memperkuat potensi ekonomi daerah.
“ Diharapkan dengan adanya program kegiatan ini dapat melahirkan generasi muda yang kreatif, inovatif, mandiri dan berani mengambil peluang, sekaligus mampu menjadi penggerak ekonomi melalui usaha yang dibangun kedepannya”,tandas Oehlers.
Dengan demikian, pemuda Manado diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi berkembang menjadi pencipta lapangan kerja dan pelaku ekonomi baru yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.***






