MANADO | Portalsulutnew.com – Pemerintah Kota Manado kembali melakukan perombakan jabatan strategis melalui pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama yang digelar di Ruang Toar Lumimuut, Kantor Wali Kota Manado, Selasa (23/6/2026).
Dalam rotasi tersebut, Janny Ohi resmi dipercaya memimpin Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DPKP) Kota Manado. Ia dilantik langsung oleh Wakil Wali Kota Manado, Richard Sualang dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan yang berlangsung di hadapan jajaran pejabat Pemkot.
Pelantikan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, para asisten, Kepala BKPSDM Manado, Otniel Tewal, serta sejumlah pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota Manado.
Sebelumnya, Janny Ohi menjabat sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Manado sebelum akhirnya dipindahkan untuk memegang kendali sektor strategis yang berkaitan dengan pangan dan ekonomi masyarakat.
Dalam arahannya, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa meski Manado bukan daerah dengan basis pertanian besar, sektor pertanian, kelautan, dan perikanan tetap memiliki peran vital bagi masyarakat kecil yang menggantungkan hidup dari dua sektor tersebut.
Ia menekankan bahwa tantangan utama DPKP bukan pada luas wilayah, melainkan pada efektivitas program dan keberpihakan kepada masyarakat pesisir serta pelaku usaha kecil.
“Walaupun lahan pertanian kita terbatas, masih ada masyarakat yang hidup dari sektor ini. Karena itu perannya tetap sangat penting dan harus diperkuat,” tegasnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada pejabat sebelumnya yang dinilai telah meletakkan dasar kerja yang baik, sekaligus meminta agar kepemimpinan baru mampu melanjutkan bahkan meningkatkan capaian yang ada.
“Yang lama sudah bekerja baik, yang baru harus lebih kuat lagi dalam eksekusi program,” tambahnya.
Wakil Wali Kota juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar tidak bekerja sekadar administratif, tetapi benar-benar menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.
Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya penyegaran birokrasi Pemkot Manado untuk memperkuat kinerja sektor-sektor strategis, terutama yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat seperti pangan dan perikanan.***





