MINSEL, PORTALSULUTNEW.COM – Suasana penuh sukacita dan nuansa kebersamaan mewarnai Ibadah Syukur Pentahbisan Menara Gereja sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-141 Jemaat Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Imanuel Sondaken, Wilayah Semenanjung, Kecamatan Tatapaan, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Minggu (6/9/2026).
Ibadah syukur yang menjadi momentum penting bagi jemaat tersebut turut dihadiri Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Weliam Niklas Silangen, S.Sos., M.Si.
Dalam kesempatan itu, Niklas Silangen hadir mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E. Kehadiran tersebut sekaligus menjadi bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terhadap kehidupan keagamaan serta peran gereja dalam membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
Mewakili Gubernur, Silangen membacakan sambutan yang menekankan pentingnya momentum perayaan HUT jemaat bukan sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat iman, persaudaraan dan semangat pelayanan.
Di usia 141 tahun, perjalanan Jemaat GMIM Imanuel Sondaken menjadi gambaran panjangnya proses pelayanan gereja dalam mendampingi jemaat dan masyarakat. Karena itu, perayaan tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan pelayanan sekaligus menatap masa depan dengan semangat yang semakin kuat.
Kehadiran Sekwan Sulut itu mendapat sambutan hangat dari jemaat. Mengenakan batik lengan panjang, Niklas Silangen terlihat disambut penuh sukacita. Penyematan bunga di dada menjadi bagian dari penyambutan sebelum rangkaian kegiatan berlangsung.
Selain menghadiri ibadah syukur, Niklas Silangen juga mendapat kepercayaan untuk mengambil bagian dalam prosesi pentahbisan menara gereja dengan melakukan gunting pita.
Prosesi tersebut menjadi salah satu momen penting dalam rangkaian perayaan HUT ke-141 Jemaat GMIM Imanuel Sondaken. Pentahbisan menara gereja sekaligus menjadi simbol penyempurnaan sarana pelayanan dan ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan dalam perjalanan panjang jemaat.
Momentum tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Jemaat, pemerintah dan seluruh pihak yang hadir bersama-sama menjadikan perayaan ini sebagai ruang untuk memperkuat kebersamaan serta komitmen dalam kehidupan bermasyarakat.
Bagi Jemaat GMIM Imanuel Sondaken, usia 141 tahun bukan sekadar angka, melainkan catatan panjang tentang perjalanan iman, pelayanan dan kebersamaan yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.
Perayaan HUT sekaligus pentahbisan menara gereja diharapkan menjadi pijakan baru bagi jemaat untuk terus bertumbuh dalam iman, memperkuat pelayanan serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di Kecamatan Tatapaan dan Kabupaten Minahasa Selatan.
Kehadiran pemerintah dalam momentum tersebut juga memperlihatkan pentingnya sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan, toleransi dan kehidupan sosial yang harmonis di Sulawesi Utara.(dotu)






