Bitung, Portalsulutnew.com – Kekayaan hasil laut Kota Bitung menjadi daya tarik tersendiri bagi delegasi internasional yang mengikuti Regional Marine Pollution Exercise (MARPOLEX) 2026. Wali Kota Bitung Hengky Honandar, SE, memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan potensi perikanan daerah melalui pengalaman kuliner khas berbahan ikan tuna.
Momen itu berlangsung saat Hengky Honandar bersama Ketua TP-PKK Kota Bitung, Ny. Ellen Honandar Sondakh, SE, menjamu para peserta MARPOLEX 2026 dalam jamuan makan siang di rumah dinas wali kota, Minggu (11/10/2026).
Suasana jamuan semakin menarik ketika para delegasi menyaksikan langsung proses pemotongan ikan tuna hingga pengolahannya menjadi sashimi, hidangan khas Jepang berbahan ikan mentah yang disajikan dengan teknik khusus.
Wali Kota Hengky Honandar menyaksikan proses tersebut bersama Plt. Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Dr. Triono, Kepala Delegasi Jepang Capt. Kyoko Ono, serta RADM Meniado dari Philippine Coast Guard (PCG) Filipina.
Para peserta dari berbagai negara tampak antusias mengikuti proses pengolahan tuna yang merupakan salah satu komoditas unggulan perikanan Kota Bitung. Setelah selesai diolah, mereka juga mendapat kesempatan mencicipi sashimi yang disajikan.
Jamuan tersebut bukan sekadar agenda makan siang, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan laut dan potensi kuliner Bitung kepada para tamu internasional.
Sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi besar di sektor kelautan dan perikanan, Bitung memiliki peluang untuk memperluas pengenalan produk perikanan lokal melalui berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional.
Kehadiran delegasi Indonesia, Jepang, dan Filipina dalam MARPOLEX 2026 menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperlihatkan potensi tersebut sekaligus membangun kedekatan dengan perwakilan negara sahabat.
Selain menyambut peserta latihan penanggulangan pencemaran laut, jamuan makan siang itu juga dilaksanakan dalam rangka pengucapan syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 Kota Bitung.
Melalui pertemuan dalam suasana kekeluargaan tersebut, Pemerintah Kota Bitung turut membuka ruang bagi penguatan hubungan persahabatan dan kerja sama antarpihak yang terlibat dalam kegiatan MARPOLEX 2026.
Pelaksanaan latihan di perairan Bitung dan Selat Lembeh sendiri menempatkan kota ini sebagai salah satu lokasi penting dalam agenda kerja sama penanggulangan pencemaran laut.
Di sisi lain, momentum tersebut juga memberikan kesempatan untuk memperkenalkan potensi perikanan serta kekayaan kuliner daerah kepada masyarakat internasional.
Jamuan makan siang tersebut turut dihadiri Wakil Ketua I DPRD Kota Bitung Ronald Gunawan Kansil, SH; Asisten II Setda Kota Bitung Jhon Michael Toar Sondakh, S.Sos., MAP; Asisten III Setda Kota Bitung Drs. Benny Lontoh, MA; serta Staf Ahli Wali Kota Bitung Dr. Drs. Jeffry Wowiling, M.Si., CRP.
Hadir pula Kepala Dinas Perikanan Kota Bitung Sadat Minanbari, Kepala Dinas Pariwisata Kota Bitung Pingkan Kapoh, serta sejumlah undangan lainnya.
Melalui momentum MARPOLEX 2026, Bitung tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya latihan bersama penanggulangan pencemaran laut, tetapi juga berkesempatan memperkuat citranya sebagai kota maritim dengan kekayaan sumber daya perikanan dan potensi kuliner yang dapat diperkenalkan ke tingkat internasional. (*/psn)









