TKA Nasional Bergulir, Wawali Richard Sualang Soroti Kesiapan Siswa dan PR Fasilitas di SMP Negeri 8 Manado

oleh
oleh
TKA Nasional SMP 2026
Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang meninjau pelaksanaan TKA Nasional di SMP Negeri 8 Manado. Siswa dinilai siap, namun fasilitas sekolah masih menjadi perhatian serius pemerintah.

MANADO | Portalsulutnew.com — Hari pertama pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) Nasional tingkat SMP di Kota Manado tak luput dari pengawasan langsung pemerintah. Wakil Wali Kota Manado, Richard Sualang, turun ke lokasi untuk memastikan ujian berjalan sesuai standar, dengan memilih SMP Negeri 8 Manado sebagai titik pantau, Senin (6/4/2026).

Di tengah pelaksanaan ujian yang berlangsung tertib dan terstruktur dalam beberapa sesi, Sualang memastikan bahwa aspek teknis berjalan sesuai prosedur. Pengawasan ketat dari panitia dan pengawas ruang terlihat menjaga integritas pelaksanaan TKA.

Namun, di balik kelancaran itu, sorotan tajam justru diarahkan pada persoalan lama yang belum sepenuhnya terurai yakni keterbatasan fasilitas pendidikan.

“Secara umum pelaksanaan berjalan baik, dan siswa terlihat siap mengikuti ujian,” ujar Sualang di sela peninjauan.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kondisi sarana dan prasarana sekolah masih membutuhkan perhatian serius.

Sejumlah fasilitas dinilai sudah tidak lagi memadai dan perlu segera diperbarui untuk menunjang kualitas pembelajaran yang lebih optimal.

“Masih ada kekurangan, terutama peralatan sekolah yang harus diperbaharui. Ini menjadi catatan penting bagi pemerintah,” tegasnya.

TKA Nasional sendiri berlangsung serentak pada 6 hingga 9 April 2026, menjadi indikator penting dalam mengukur capaian akademik siswa.

Lebih dari itu, pelaksanaan ujian ini juga menjadi cermin kesiapan infrastruktur pendidikan di daerah.

Tak hanya berhenti pada aspek akademik, Sualang turut mengingatkan pentingnya pembinaan karakter siswa.

Ia menekankan agar pihak sekolah tetap menjaga kedisiplinan serta kebersihan lingkungan sebagai bagian dari proses pendidikan yang menyeluruh.

“Kepala sekolah dan guru harus memastikan lingkungan tetap bersih dan siswa terjaga dengan baik,” tambahnya.

Dalam kunjungan tersebut, Sualang juga mengecek implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini dinilai berjalan lancar tanpa kendala berarti dan berpotensi menjadi model bagi sekolah lain di Kota Manado.

“Program MBG berjalan baik, tidak ada hambatan. Ini bisa menjadi contoh,” ungkapnya.

Di balik pelaksanaan ujian yang relatif lancar, masih ada pekerjaan rumah besar yang menanti, terutama dalam pembenahan fasilitas pendidikan, fondasi utama dalam mencetak generasi unggul.(ronay)

No More Posts Available.

No more pages to load.