Pemprov Sulut Luncurkan SIKOMANDO dan SIMPATI, Pengelolaan Hibah dan Dokumen Investasi Kini Lebih Cepat

oleh
oleh
Pemprov Sulut Luncurkan SIKOMANDO dan SIMPATI, Pengelolaan Hibah dan Dokumen Investasi Kini Lebih Cepat

SULUT | Portalsulutnew.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus memperkuat transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan. Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui peluncuran dua inovasi strategis, yakni Sistem Informasi Komprehensif Manajemen Digitalisasi Hibah Organisasi (SIKOMANDO) dan Simpul Investasi – Regional Knowledge Management System (SIMPATI), di Ruang C.J. Rantung, Kantor Gubernur Sulut, Rabu (4/11/2026).

Peluncuran kedua inovasi ini dilakukan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. J. Victor Mailangkay, SH MH, yang mewakili Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE. Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Tahlis Gallang, jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama, serta sejumlah undangan.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menegaskan bahwa kehadiran SIKOMANDO dan SIMPATI merupakan bagian dari komitmen Pemprov Sulut dalam membangun tata kelola pemerintahan yang responsif, transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Kedua inovasi tersebut merupakan proyek perubahan yang digagas pejabat pimpinan tinggi pratama yang tengah mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II.

Implementasinya diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat daya saing daerah melalui pemanfaatan teknologi digital.

SIKOMANDO yang diinisiasi Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, Anna Esther Pangalila, dirancang untuk menjawab berbagai persoalan administratif dalam pengelolaan hibah organisasi keagamaan dan rumah ibadah yang sebelumnya masih dilakukan secara manual.

Melalui aplikasi berbasis web ini, proses pengelolaan hibah mulai dari pengajuan proposal, verifikasi dokumen, persetujuan hingga pelaporan pertanggungjawaban dapat dilakukan secara terstruktur dan terintegrasi.

Digitalisasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan transparansi, memperkuat akuntabilitas, serta memberikan kepastian waktu pelayanan bagi organisasi penerima hibah.

Selain itu, sistem ini juga menjadi instrumen penting dalam meminimalkan kendala administrasi dan meningkatkan integritas pengelolaan bantuan pemerintah.

Sementara itu, SIMPATI yang digagas Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Sulut, Roldy A.A. Mailangkay, hadir sebagai solusi atas persoalan penyebaran dokumen kajian investasi yang selama ini tersebar di berbagai perangkat daerah.

Dengan memanfaatkan sistem repositori pengetahuan investasi berbasis Electronic Knowledge Management System (e-KMS), SIMPATI memungkinkan dokumen kajian dan informasi investasi dihimpun dalam satu sistem digital yang mudah diakses dan ditelusuri.

Inovasi ini mencatat efisiensi signifikan dalam pencarian dokumen. Jika sebelumnya proses pencarian dapat memakan waktu antara 7 hingga 12 hari kerja, kini informasi yang dibutuhkan dapat ditemukan hanya dalam waktu 1,2 detik.

Menariknya, pengembangan sistem tersebut dilakukan tanpa membebani APBD dengan anggaran baru, sehingga menjadi contoh pemanfaatan teknologi yang efisien dalam mendukung tata kelola pemerintahan.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran kepala perangkat daerah didorong memberikan dukungan penuh terhadap implementasi kedua inovasi, khususnya dalam memperkuat sinergi dan integrasi data lintas sektor.

Para pengelola operasional juga diingatkan untuk menjaga integritas data serta memperhatikan aspek keamanan siber guna memastikan sistem berjalan optimal dan terpercaya.

Sementara itu, para pejabat inovator diharapkan terus mengembangkan SIKOMANDO dan SIMPATI, termasuk memperluas jangkauan pemanfaatannya hingga ke pemerintah kabupaten dan kota di Sulawesi Utara.

Melalui peluncuran dua inovasi ini, Pemprov Sulut menegaskan arah transformasi pemerintahan menuju pelayanan publik yang semakin modern, efisien, transparan, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah.***

Views 375

No More Posts Available.

No more pages to load.