Oktober Baramuda 08 Deklarasi di Sulut, Moniaga Siapkan Gerakan Kawal Perkara Korupsi

oleh
oleh
Logo Baramuda 08

MANADO, Portalsulutnew.com — Gerakan anak muda di Sulawesi Utara bakal mendapat wadah baru. Badan Otonom Barisan Relawan Muda (Baramuda) 08 segera mendeklarasikan kehadirannya di Provinsi Sulawesi Utara pada Oktober 2026.

Organisasi masyarakat yang berkedudukan di Jakarta dan berada di bawah pimpinan Rhesa Yogaswara itu menunjuk Panglima PERANK Sulawesi Utara, Iwan Aloisius Moniaga, untuk mengambil peran dalam pengembangan organisasi tersebut di daerah.

Penunjukan itu disampaikan melalui Panglima PERANK Nasional, Reza Hasanudin.

“Rencananya pada bulan Oktober organisasi ini dideklarasikan,” ujar Moniaga, yang akrab disapa Bang Monig.

Menurut Moniaga, Baramuda 08 diproyeksikan menjadi ruang bagi kawula muda Sulawesi Utara untuk mengambil bagian dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Namun, gerakan tersebut tidak hanya berbicara mengenai aktivitas kepemudaan. Salah satu kekuatan utama yang akan dikedepankan adalah Penggiat Rakyat Anti Korupsi (PERANK).

Moniaga mengatakan, wadah tersebut akan bergerak dalam berbagai bidang, dengan penegakan hukum menjadi salah satu perhatian utama.

“Visi kami adalah terwujudnya masyarakat yang sadar hukum, berintegritas, dan berperan aktif dalam menciptakan Indonesia yang bersih, transparan serta bebas dari praktik korupsi,” katanya.

Sebagai Panglima PERANK Sulawesi Utara, Moniaga menyatakan tidak ingin gerakan antikorupsi berhenti sebatas wacana. Sejumlah perkara dugaan korupsi yang terjadi di Sulawesi Utara menjadi perhatian untuk dikawal sesuai koridor hukum.

Ia juga berharap kehadiran PERANK dapat berjalan beriringan dengan aparat penegak hukum (APH), baik kepolisian maupun kejaksaan.

“ Saya berharap koordinasi yang baik bersama APH, baik kepolisian dan kejaksaan dapat bersinergi bersama kami,” ujar Moniaga.

Deklarasi Baramuda 08 di Sulawesi Utara nantinya diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat partisipasi generasi muda sekaligus mendorong masyarakat semakin berani mengawal persoalan hukum dan pemberantasan korupsi.

Moniaga menegaskan, gerakan tersebut bukan hanya sekadar membangun organisasi baru, tetapi menghadirkan wadah yang dapat mendorong anak muda mengambil peran dalam mengawal kepentingan publik dan penegakan hukum di Sulawesi Utara.***

No More Posts Available.

No more pages to load.