Jejak Korupsi di Minut: Proyek PUPR Diduga Jadi Ladang Bancakan Elit

oleh
oleh
Iwan Alosius Moniaga

Minut,Portalsulutnew.com – Aroma busuk jejak dugaan korupsi kembali menyeruak dari tubuh Dinas PUPR Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Tahun Anggaran 2023. Sejumlah proyek yang mestinya menjadi sarana pembangunan, justru disorot karena diduga melibatkan jaringan kerabat pejabat berkuasa.

Aktivis antikorupsi Sulut, Iwan Aloisius Moniaga, menegaskan kasus ini tidak bisa dipandang ringan. Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) disebutnya memperlihatkan adanya kerugian negara dengan pola yang terstruktur, bukan sekadar kelalaian birokrasi.

“Indikasinya kuat, ada niat jahat yang terencana. Unsurnya sudah jelas masuk kategori mens rea,” ujar Moniaga, Kamis (02/10/2025).

Baca: Aktivis Sulut Segera Laporkan Dugaan Korupsi PUPR Minut T.A 2023

Ia mengungkap modus yang dimainkan melalui sistem e-purchasing. Skema yang seharusnya menjamin transparansi justru dipelintir dengan mengabaikan syarat-syarat utama. Celah inilah yang diyakini menjadi pintu masuk permainan kotor segelintir orang dalam lingkaran kekuasaan.

Moniaga memastikan, besok berkas laporannya akan segera dibawa ke Kejaksaan Tinggi Sulut.

“Jangan sampai rakyat jadi korban akibat praktik busuk yang dibiarkan. Laporan resmi Jumat besok akan segera kami ajukan di Kejati Sulut,” tegasnya.

Jejak dugaan Kasus Korupsi  ini berpotensi menyeret sejumlah nama besar di Minut. Publik kini menanti, apakah aparat penegak hukum berani menembus “tembok tebal” kekuasaan yang selama ini kerap jadi tameng bagi praktik korupsi berjamaah.***

No More Posts Available.

No more pages to load.