MANADO | Portalsulutnew.com — Kepedulian terhadap tragedi kemanusiaan kebakaran Panti Werdha Ranomuut kembali ditunjukkan. Hendra Jacob (HJ) tampil di garis depan menyalurkan bantuan kemanusiaan yang berasal dari Asisten Pribadi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Deril Joseph Pandey, kepada pihak panti dan keluarga korban.
Tragedi memilukan terbakarnya Panti Werdha Damai Ranomuut tersebut terjadi pada Minggu malam (28/12/2025).
Bertindak sebagai perwakilan resmi,
Hendra Jacob menyerahkan bantuan tersebut secara langsung sebagai respons cepat atas musibah kebakaran yang merenggut nyawa 16 lanjut usia, sekaligus meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat Sulawesi Utara.
Di hadapan pengelola panti dan keluarga korban, Hendra Jacob menyampaikan belasungkawa serta empati mendalam atas tragedi kemanusiaan tersebut. Ia menegaskan bahwa musibah kebakaran Panti Werdha Ranomuut bukan hanya duka keluarga korban, tetapi juga duka bersama seluruh bangsa.
“Ini adalah duka kita bersama. Saya menyampaikan rasa empati dan kemanusiaan yang mendalam kepada keluarga korban, para penghuni, serta pengelola Panti Werdha Ranomuut,” ujar Hendra Jacob, menyampaikan pesan Deril Joseph Pandey.
Menurut Hendra, bantuan yang disalurkan tidak semata dinilai dari besar kecilnya nilai materi, melainkan sebagai simbol kehadiran negara dan solidaritas kemanusiaan di tengah masa sulit yang dialami para korban.
Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak para penyintas, sekaligus meringankan beban keluarga korban yang tengah berduka akibat tragedi memilukan tersebut.
Lebih jauh, Hendra Jacob yang dikenal sebagai tokoh kemanusiaan Sulawesi Utara menekankan pentingnya penanganan pasca kebakaran yang dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Menurutnya, upaya pemulihan tidak cukup hanya pada bantuan darurat, tetapi harus mencakup pendampingan psikologis bagi penyintas serta rehabilitasi fasilitas panti agar kembali aman dan layak huni.
Tragedi kebakaran Panti Werdha Ranomuut sebelumnya menjadi sorotan luas publik, terutama terkait perlindungan kelompok rentan seperti lansia, serta urgensi peran negara dan seluruh elemen masyarakat dalam menjamin keselamatan dan pemulihan pascabencana.
Penyaluran bantuan kemanusiaan ini menjadi bukti nyata solidaritas dan kepedulian, sekaligus penegasan bahwa nilai kemanusiaan harus selalu menjadi pusat perhatian dalam setiap peristiwa duka. ***





