MANADO | Portalsulutnew.com – Kepedulian itu tak berhenti di ruang rapat. Usai memimpin koordinasi lintas sektor, Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, langsung bergerak ke garis terdepan. Dengan menumpang pesawat Susi Air, ia terbang menuju Kabupaten Kepulauan Sitaro untuk memastikan langsung kondisi warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Siau.
Langkah cepat ini adalah komitmen Gubernur Yulius bahwa penanganan bencana bukan sekadar laporan di atas kertas.
Bersama Forkopimda Sulut, Pangdam/XIII Merdeka, Danrem 131/Santiago, dan Kapolda Sulut, gubernur memilih melihat, mendengar, dan merasakan langsung situasi di lapangan.
Penerbangan dari Bandara Sam Ratulangi Manado dilakukan sekitar pukul 14.30 WITA, Selasa (06/01/2026), tak lama setelah Rapat Koordinasi penanganan bencana digelar di Wisma Negara Bumi Beringin.
Dari udara, rombongan memantau wilayah terdampak sebelum mendarat di Sitaro.
Setibanya di lokasi, Gubernur Yulius menegaskan bahwa kehadirannya adalah bentuk empati sekaligus tanggung jawab negara terhadap warganya.
Ia menyatakan akan turun langsung ke titik-titik terdampak untuk bertemu para korban dan mendengar keluhan mereka tanpa perantara.
“Ini bukan hanya soal melihat kerusakan, tetapi memastikan masyarakat tidak merasa sendirian menghadapi musibah,” tegas Gubernur Yulius.
Dalam kunjungan tersebut, gubernur juga menerima paparan langsung dari Pemerintah Kabupaten Sitaro serta instansi terkait mengenai langkah-langkah penanganan darurat yang telah dilakukan, mulai dari evakuasi, distribusi bantuan, hingga kebutuhan mendesak warga.
Menurutnya, kunjungan lapangan ini memiliki tujuan yang jelas. Memastikan penanganan darurat berjalan cepat, tepat sasaran, dan menjadi dasar kuat untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana.
“Kami ingin semua bergerak satu irama. Keselamatan warga adalah prioritas utama, dan pemulihan harus segera dimulai,” pungkasnya. (romel)





