MANADO – Kuliah umum bersama Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK), digelar Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Senin (11/08/2025).
Pada kuliah umum tersebut Gubernur Sulut YSK mengangkat topik ‘Pokok-Pokok Pikiran Rencana Pembangunan Jangka Menengah dan Panjang Daerah Provinsi Sulut’.
Gubernur YSK kepada para Dosen Universitas Sam Ratulangi, membeberkan sejumlah hal penting yang tertuang dalam Visi dan Misi untuk membangun daerah Nyiur Melambai kedepannya.
“Kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk mendorong Sulut lebih maju kedepan”,ujarnya.
Di lain sisi Gubernur menyampaikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulut. Salah satu sektor yang memiliki potensi adalah pertambangan.
Gubernur Yulius Selvanus mengungkapkan, dari 232 blok Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang diajukan ke Pemerintah Pusat, kita mendapatkan 30 blok.
“Jika satu blok seratus hektar, berarti totalnya tiga ribu hektar. Ini berpotensi besar untuk meningkatkan pendapatan asli daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi”, beber Gubernur Sulut.
Ia mengatakan, selain menyiapkan untuk kelengkapan administrasi. Lobi-lobi juga pentng agar supaya kebijakan pusat bisa pro-Sulut.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi dan komunikasi intensif dengan pemerintah pusat. Dengan demikian pertumbuhan ekonomi kita bisa lebih cepat,” tuturnya.
Jangan lewatkan : Sulut Bergelora, Gubernur Yulius Resmikan Pencanangan HUT ke-80 Republik Indonesia
Tambah Gubernur YSK, pertumbuhan ekonomi Sulut sekarang berada di angka 5,64 persen, yang menjadi salah satu tertinggi di kawasan Sulawesi.
“Target kami, pada akhir 2025 pertumbuhan ekonomi dapat mencapai tujuh persen”,pungkasnya. ***





