Minut, Portalsulutnew.com – Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si. menghadiri Sashing Ceremony dan Talent Show Pemilihan Keke Utu Minahasa Utara (Minut) 2026, di Atrium Kantor Bupati Minut, Kamis (15/10/2026).
Bupati Joune Ganda menegaskan, generasi muda yang terpilih sebagai Keke-Utu Minahasa Utara diharapkan mampu menjadi duta daerah sekaligus terlibat aktif dalam mendukung pembangunan. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) mendorong ajang Keke-Utu tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter, pengembangan potensi, dan pemberdayaan anak muda.
Joune mengatakan, perhatian pemerintah terhadap ajang ini tidak berhenti setelah kompetisi selesai. Para finalis, khususnya pemenang dan runner-up, berpeluang dilibatkan dalam berbagai kegiatan pemerintah daerah sebagai bentuk kepercayaan terhadap kapasitas generasi muda.
“Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara setiap tahun selalu melibatkan para finalis, terutama para pemenang, runner-up, dan peserta lainnya dalam berbagai kegiatan pemerintah daerah,” ungkap Joune.
Ia menegaskan, kualitas peserta harus dinilai secara menyeluruh melalui tiga aspek utama, yakni brain, beauty, dan behavior. Artinya, finalis tidak cukup hanya memiliki penampilan menarik, tetapi juga harus cerdas, berwawasan luas, serta menunjukkan kepribadian dan perilaku yang baik.
“Yang kami lihat bukan hanya kecantikan atau ketampanan. Mereka harus memiliki kemampuan intelektual, kepribadian, dan perilaku yang baik. Ini yang sangat penting,” tegasnya.
Bupati juga meminta tim juri menjalankan penilaian secara objektif, cermat, dan adil agar peserta yang terpilih benar-benar memenuhi kriteria yang telah ditentukan.
Kepada para finalis, Joune berpesan agar memanfaatkan ajang tersebut untuk menunjukkan kemampuan terbaik, membangun kepercayaan diri, serta membuktikan kualitas diri dari sisi intelektualitas, kepribadian, dan penampilan.
Ia turut mengapresiasi dukungan orang tua dan suporter yang dinilai berperan penting dalam memberikan semangat kepada peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan.
Joune berharap, Pemilihan Keke-Utu Minahasa Utara 2026 dapat melahirkan figur muda yang mampu membawa nama baik daerah, mempromosikan potensi Minahasa Utara, serta mengambil bagian dalam berbagai program pembangunan.
“Silakan tunjukkan yang terbaik. Jadilah putra-putri Minahasa Utara yang unggul dalam kemampuan, perilaku, dan intelektualitas,” pesannya.
Melalui ajang ini, Pemkab Minut berharap Keke-Utu tidak hanya menjadi simbol kebanggaan daerah, tetapi juga melahirkan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan siap berkontribusi nyata bagi kemajuan Minahasa Utara.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Pemilihan Keke Utu Minahasa Utara 2026, Fitri Wagiu, S.Si mengatakan 13 pasang finalis Keke-Utu akan menjalani masa karantina, dan rangkaian Grand Final.
“Untuk tahap selanjutnya mereka akan masuk pada prakarantina di kantor Denzipur, dimana seluruh finalis Keke dan Utu Minahasa Utara 2026 ini akan mendapatkan pelatihan bela negara. Kemudian pada tanggal 22 dan 23 Oktober nanti, mereka akan masuk dalam tahapan karantina di Hotel Sultan Raja,”. Ucap Fitri Wagiu yang merupakan Keke Minut 2008.
Ia menambahkan puncak Pemilihan Keke-Utu Minahasa Utara 2026 dijadwalkan berlangsung di Sutanraja Convention pada 24 Oktober 2026. (**)










