Gerakan Orang Tua Asuh Upaya Pemkab Minut Turunkan Stunting

oleh
oleh

 

Minut, Portalsulutnew.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) terus menunjukkan komitmennya dalam upaya menekan dan menurunkan angka stunting. Salah satu langkah nyata yang saat ini dijalankan adalah Gerakan Orang Tua Asuh, dimana program inovatif yang melibatkan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta perangkat desa ini untuk mendampingi anak-anak dan balita yang terindikasi stunting.

Wakil Bupati Minahasa Utara Kevin William Lotulung mengatakan, program tersebut merupakan upaya kolaboratif lintas sektor yang berfokus pada intervensi langsung di lapangan, sekaligus memperkuat langkah pencegahan.

 

“Gerakan orang tua asuh ini melibatkan seluruh kepala OPD. Jadi, semua anak-anak atau balita yang terindikasi stunting langsung mendapat pendampingan dan intervensi,” ujar Lotulung.

Menurutnya, langkah ini tidak hanya menyasar penanganan kasus yang sudah ada, tetapi juga pencegahan dini di setiap desa.

 

“Sekarang kita tidak hanya bicara penanganan, tapi juga pencegahan. Kalau ada ibu hamil atau anak yang menunjukkan tanda-tanda berisiko stunting, perangkat desa langsung turun tangan untuk memberikan intervensi,” jelasnya.

Lotulung mengungkapkan, data yang digunakan dalam program ini bersumber dari hasil rapat koordinasi (rakor) dengan pemerintah provinsi. Dalam rakor terakhir, ditemukan adanya kenaikan angka stunting di Kabupaten Minahasa Utara.

 

“Dari rakor provinsi bulan lalu, kami dapat laporan bahwa angka stunting di Minahasa Utara naik dari 10,9 persen menjadi 18 persen. Ini yang sedang kami telusuri, untuk memastikan di kecamatan mana saja terjadi peningkatan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, wilayah dengan angka stunting relatif tinggi di antaranya berada di Kecamatan Kema dan Likupang Barat, sementara beberapa kecamatan lain mencatat angka nol kasus. Namun demikian, pengawasan tetap dilakukan di seluruh wilayah, terutama terhadap ibu hamil.

“Kami tetap awasi semuanya. Karena bisa jadi ada ibu hamil yang belum tepat dalam mengonsumsi vitamin atau asupan gizi. Itu juga masuk dalam pengawasan kami,” tambah Lotulung yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Minahasa Utara.

Melalui gerakan ini, pemerintah berharap angka stunting di Minahasa Utara dapat ditekan secara signifikan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi dan pola asuh sejak dini.

 

Program Gerakan Orang Tua Asuh menjadi bukti nyata bahwa Pemkab Minut serius menciptakan generasi sehat dan berkualitas, melalui sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat. (**)

No More Posts Available.

No more pages to load.