MANADO | Portalsulutnew.com – Upaya membangun karakter generasi muda melalui jalur olahraga terus diperkuat di Kota Manado. Melalui turnamen “Boxing In The Light”, Polresta Manado bersama Pemerintah Kota Manado menghadirkan wadah positif bagi anak-anak muda untuk menyalurkan bakat, energi, dan semangat kompetitif ke arah prestasi, sekaligus menjauhkan mereka dari berbagai perilaku negatif.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Youth Center Mega Mas, Senin (22/6/2026), menjelang pelaksanaan turnamen Boxing In The Light yang akan berlangsung pada 24–26 Juni 2026 di Marina Plaza Manado dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80.
Turnamen yang merupakan hasil kolaborasi Polresta Manado dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Manado ini tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan di atas ring, tetapi juga bagian dari strategi pembinaan generasi muda melalui olahraga yang terarah dan berkelanjutan.
Kepala Dispora Kota Manado, Bonyx Y. Saweho, SE, menegaskan Pemerintah Kota Manado memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut karena dinilai mampu membuka ruang pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit atlet potensial.
“Ini merupakan kegiatan yang sangat positif dan patut mendapat dukungan semua pihak. Kota Manado memiliki banyak talenta muda yang harus diarahkan melalui wadah yang tepat agar berkembang menjadi atlet berprestasi,” ujar Saweho.
Menurutnya, Boxing In The Light menjadi momentum penting untuk menemukan petinju-petinju muda berbakat yang kelak dapat membawa nama Kota Manado dan Sulawesi Utara di tingkat regional maupun nasional.
“Ajang seperti ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi tentang proses pembinaan, disiplin, sportivitas, dan pembentukan mental juara bagi generasi muda,” tambahnya.
Sebagai bagian dari insan olahraga tinju Sulawesi Utara, Saweho berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin pembinaan atlet muda di Kota Manado.
Sementara itu, Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid menegaskan bahwa Boxing In The Light merupakan bagian dari pendekatan preventif kepolisian dalam membangun lingkungan yang aman dan produktif bagi generasi muda.
Menurutnya, banyak anak muda memiliki kemampuan bela diri, keberanian, dan semangat kompetitif yang tinggi. Namun tanpa wadah yang tepat, potensi tersebut berisiko tersalurkan ke arah yang salah.
“Kalau memiliki kemampuan dan ingin menunjukkan prestasi, salurkan di atas ring dan arena pertandingan. Jangan sampai bakat yang dimiliki justru digunakan untuk hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegas Halid.
Ia menilai olahraga dapat menjadi sarana efektif untuk membentuk karakter, meningkatkan disiplin, serta mengurangi potensi keterlibatan remaja dalam tindakan yang berujung pada pelanggaran hukum.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa anak muda memiliki banyak pilihan positif untuk berprestasi dan mengembangkan diri,” katanya.
Turnamen tersebut dipastikan akan diikuti sejumlah sasana tinju dari berbagai wilayah di Kota Manado. Menariknya, panitia membebaskan biaya pendaftaran bagi seluruh peserta sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan atlet muda.
Tidak hanya itu, seluruh petinju yang tampil juga akan mendapatkan apresiasi dari panitia sebagai bentuk penghargaan atas semangat dan keberanian mereka berkompetisi secara sportif.
Dengan mengusung semangat pembinaan dan sportivitas, Boxing In The Light diharapkan menjadi panggung lahirnya petinju-petinju masa depan sekaligus menjadi contoh bahwa olahraga mampu menjadi instrumen efektif dalam membangun karakter, menekan kenakalan remaja, dan menciptakan generasi muda yang berprestasi.
Turnamen Boxing In The Light akan berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 Juni 2026 di Marina Plaza Manado dan terbuka bagi masyarakat sebagai ajang olahraga, hiburan, serta pembinaan atlet muda Kota Manado.***





