Apel Perdana Pasca Liburan Idul Fitri 2026, Bupati Joune Ganda Tegaskan ASN Soal Kedisiplinan dan Pelayanan

oleh
oleh

Minut, Portalsulutnew.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) menggelar Apel perdana pasca Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri di Lapangan Kantor Bupati Minut, Senin (30/3/2026).

Apel yang dipimpin langsung oleh Bupati Minut Joune Ganda ini diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Minut.

Bupati Joune Ganda dalam arahannya menegaskan apel perdana ini menjadi momentum penting bagi seluruh ASN untuk kembali menjalankan tugas dan tanggung jawab secara penuh setelah masa libur dan cuti bersama.

Ia mengingatkan agar seluruh ASN meningkatkan disiplin, kinerja, serta pelayanan kepada masyarakat.

Bupati Joune Ganda juga secara khusus menginstruksikan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk melakukan pengecekan kehadiran ASN di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

”Hal ini dilakukan guna memastikan kedisiplinan ASN usai libur panjang. Apel hari ini menjadi momentum penting dalam kita menjalankan tanggung jawab sebagai ASN usai libur cukup panjang. Saya pastikan BKPSDM akan mendata pegawai yang tidak mengikuti apel dan akan diberikan punishment,” kata Joune Ganda.

Bupati Joune Ganda dalam kesempatan tersebut mengucapkan Selamat dan Permohonan Maaf atas nama Pemkab Minut, Bupati, Wakil Bupati, dan seluruh perangkat daerah.

“Minal aidin wal faidzin. Mohon maaf lahir dan batin kepada saudara-saudara kita yang telah merayakan Hari Raya Idul Fitri,” ucap Joune Ganda.

“Hari ini adalah apel perdana kita setelah memasuki masa libur dan cuti bersama. Kita kembali bekerja aktif secara penuh. Oleh karena itu, saya berharap kehadiran seluruh perangkat daerah dapat tercatat dengan baik, terutama melalui sistem absensi. Hari perdana ini harus dijadikan momentum untuk memulai kerja dengan semangat baru. Setelah libur, kita perlu menyadari bahwa situasi geopolitik internasional masih dalam kondisi konflik. Meski terjadi jauh dari kita, dampaknya perlahan-lahan mulai terasa. Beberapa daerah telah mengambil langkah antisipasi, seperti penghematan BBM dan menjaga ketersediaan pangan serta gas. Kita harus memantau dan mendata kondisi lapangan untuk mengambil langkah strategis,” ujar Bupati Joune

Lanjutnya, “Sebagai aparatur sipil negara, kita harus menjadi motor penggerak dalam melayani masyarakat. Kita akan menunggu petunjuk teknis dari kementerian terkait langkah-langkah yang perlu diambil. Kita tidak tahu berapa lama konflik ini berlangsung, tetapi kita harus siap menghadapi segala kemungkinan, termasuk kelangkaan bahan pokok. Kita perlu mengambil gerakan nyata untuk mengantisipasi ketahanan pangan. Bahan makanan adalah kebutuhan harian yang tidak boleh terganggu. Oleh karena itu, langkah-langkah strategis harus segera direncanakan dan dilaksanakan.” Kata Joune Ganda.

Bupati Joune Ganda juga mengingatkan kembali kewajiban Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) bagi kepala OPD yang belum melapor.

“Pelaporan LHKPN Batas akhirnya adalah 31 Maret. Selain itu, pelaporan pajak tahunan juga harus menjadi contoh bagi kita sebagai aparatur negara. Dalam menyesuaikan dengan situasi saat ini, OPD yang memiliki peluang untuk melakukan pergeseran anggaran agar segera melakukannya. Hal ini penting untuk memastikan target-target prioritas tetap tercapai. Selain itu, percepatan penyerapan anggaran juga harus dilakukan untuk menggerakkan roda perekonomian dan meningkatkan pelayanan masyarakat,” tutur Bupati Joune Ganda.

Sesuai instruksi Presiden dan Mendagri, Gerakan Indonesia ASRI harus dilaksanakan setiap Selasa dan Jumat. Dokumentasi kegiatan ini harus diunggah dan dilaporkan kepada Kementerian Dalam Negeri secara rutin. Bupati Joune Ganda mengapresiasi camat dan seluruh jajaran yang telah menjaga keamanan dan ketertiban selama periode lebaran. Situasi tetap aman dan terkendali. Namun, kita harus terus waspada, memantau cuaca yang cepat berubah, serta mengantisipasi potensi gangguan.

“Dalam mendukung program pemerintah pusat, camat harus segera mendata desa dan kelurahan yang belum memiliki lahan untuk pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih. Solusi harus segera ditemukan agar program ini dapat tuntas di Kabupaten Minut. Di era digital, masyarakat aktif menyampaikan aspirasi melalui media sosial. Saya minta ASN dan perangkat daerah untuk aktif merespons, memberikan informasi yang jelas, dan menjawab pertanyaan masyarakat dengan baik. Pemimpin daerah juga harus lebih aktif memantau dan memberikan informasi yang transparan. Demikian arahan yang dapat saya sampaikan pada pagi hari ini. Mari kita bekerja dengan semangat baru setelah libur lebaran. Semoga Tuhan memberkati usaha dan kerja keras kita sebagai pelayan masyarakat,” Tutup Bupati Joune Ganda.

Apel perdana ini juga dirangkaikan dengan pemberian kenaikan pangkat pengabdian, pemberhentian dari jabatan, serta pemberian pensiun kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah mencapai batas usia pensiun serta pemberian tali kasih Tali kasih sebesar Rp2.500.000,- untuk setiap penerima, sebagai apresiasi atas pengabdian dan dedikasi selama bertugas sebagai Aparatur Sipil Negara.

Berikut daftar PNS Pemkab Minut yang menerima Kenaikan pangkat pengabdian, Pemberhentian dari jabatan, serta pemberian pensiun Pegawai Negeri Sipil yang telah mencapai batas usia pensiun:

1. Maria Pangemanan, S.Pd.
2. Ana Lince Takalodi, S.Pd.
3. Tenden Manua, S.Pd.K
4. Magrita Sumampo, S.Pd.
5. Marce Meneng Menongko
6. Yosep Lenak, S.Pd
7. Marla Joyce Menangkot, SE
8. Femi Tangkawarau
9. Nini Pando, A.Mp.D.

(**)

No More Posts Available.

No more pages to load.