BOLMONG | Portalsulutnew.com — Kabar lega datang bagi para pemudik. Proyek rehabilitasi Jembatan Kaiya di ruas Kaiya–Maelang, Kabupaten Bolaang Mongondow, akhirnya memasuki fase krusial.
Satuan Kerja PJN Wilayah II Sulawesi Utara melalui PPK 2.1 memastikan pekerjaan stressing dan grouting panel full slab di sisi kanan jembatan telah rampung, Rabu (18/03/2026). Tahapan ini menjadi penentu dibukanya kembali akses utama tersebut.
Hasilnya, Jembatan Kaiya kini resmi fungsional dan kembali melayani lalu lintas dua arah secara penuh.
Sebelumnya, pengguna jalan harus bersabar dengan sistem buka-tutup yang berlangsung sekitar satu bulan.
Pembukaan ini bukan sekadar formalitas. Di tengah lonjakan mobilitas jelang Idulfitri 1447 Hijriah, kehadiran akses dua arah dinilai krusial untuk mengurai potensi kemacetan dan meminimalisir risiko kecelakaan di jalur tersebut.
Namun, euforia ini tidak berlangsung permanen. Setelah arus mudik dan balik Lebaran usai, skema rekayasa lalu lintas berupa contraflow akan kembali diberlakukan. Langkah itu diambil guna melanjutkan pekerjaan penggantian lantai jembatan di sisi kiri.
Meski begitu, untuk sementara waktu, para pengguna jalan bisa bernapas lega. Jembatan Kaiya kini kembali terbuka penuh dan menjadi jalur vital yang siap menopang kelancaran perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman.***






