MINSEL | Portalsulutnew.com – Bupati Minahasa Selatan (Minsel), Franky Donny Wongkar, S.H., memimpin rapat koordinasi lintas sektor untuk menangani konflik antarkelompok pemuda yang melibatkan Kelurahan Bitung, Kecamatan Amurang, dan Kelurahan Ranomea, Kecamatan Amurang Timur. Rapat yang berlangsung di Kantor Bupati Minsel, Kamis (29/10/2026), tersebut difokuskan pada pemulihan keamanan sekaligus pencegahan aksi kekerasan susulan.
Pertemuan ini digelar menyusul serangkaian perkelahian antarkelompok yang menelan korban jiwa. Insiden awal terjadi di Jembatan Ranomea, Kelurahan Ranomea, yang mengakibatkan seorang remaja berusia 17 tahun, Vari Repi, meninggal dunia setelah mengalami luka tikam di bagian dada dan terkena lemparan batu.
Situasi kembali menjadi perhatian setelah pelaksanaan rekonstruksi perkara di halaman Polres Minahasa Selatan, Rabu (28/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, keluarga korban menyampaikan ketidakpuasan terhadap sejumlah adegan rekonstruksi dan jumlah tersangka yang dihadirkan. Keluarga juga menyampaikan dugaan keterlibatan pihak lain dalam peristiwa tersebut.
Aspirasi keluarga menjadi perhatian dalam koordinasi tersebut. Namun, pembuktian dugaan keterlibatan pihak lain tetap menjadi kewenangan kepolisian melalui proses hukum yang berlaku.
Dalam arahannya, Bupati Franky Donny Wongkar menegaskan pentingnya kesepakatan dan komitmen seluruh elemen untuk menghentikan konflik serta mencegah terulangnya aksi kekerasan.
“Menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, melainkan membutuhkan keterlibatan pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, keluarga, lembaga pendidikan, dan seluruh warga”,ujar Wongkar.
Sebagai langkah konkret, Bupati Franky Wongkar menginstruksikan pelaksanaan patroli gabungan yang melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta anggota DPRD dari Daerah Pemilihan Amurang Raya.
“Kegiatan jaga malam bersama perangkat lingkungan agar diaktifkan kembali. Ini guna meningkatkan pengawasan dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan”,tegas Bupati.
Di sisi lain, pendekatan kepada keluarga menjadi perhatian penting. Orang tua di Kelurahan Bitung dan Kelurahan Ranomea diharapkan meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan serta aktivitas anak-anak mereka, sekaligus menanamkan nilai tanggung jawab, pengendalian diri, dan sikap saling menghormati.
Pemerintah kelurahan juga didorong menyediakan ruang kegiatan positif bagi generasi muda, khususnya melalui aktivitas olahraga dengan berkoordinasi bersama Dinas Pemuda dan Olahraga. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat kebersamaan sekaligus mengarahkan anak muda pada kegiatan yang produktif.
Sementara itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil diminta mengoptimalkan pelayanan perekaman KTP melalui program Jempol Hebat bagi masyarakat yang benar-benar berdomisili di kedua kelurahan.
Dari sektor pendidikan, SMP Negeri 1 Amurang Timur dan SMA Negeri 1 Amurang diminta memperketat penerapan tata tertib sekolah serta memperkuat komunikasi dengan orang tua untuk mencegah peserta didik terlibat dalam konflik maupun aksi tawuran.
Bupati juga meminta perangkat kelurahan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pemuda di lingkungan masing-masing. Seluruh masukan dalam rapat akan ditindaklanjuti secara terkoordinasi oleh pemerintah daerah bersama instansi terkait sesuai tugas dan kewenangannya.
Melalui langkah lintas sektor tersebut, Pemkab Minsel berharap konflik di Kelurahan Bitung dan Kelurahan Ranomea dapat diselesaikan secara damai. Masyarakat juga diimbau menahan diri, tidak mudah terprovokasi, serta mempercayakan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Rapat tersebut turut dihadiri Plt. Asisten Kesejahteraan Rakyat sekaligus Kepala BKPSDM Minsel, Sonny Makaenas, AP., S.IP., M.Si.; Plt. Asisten Administrasi Umum sekaligus Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Minsel, Arthur Donald Tumipa, M.Ed.; Kepala Kesbangpol Minsel, Ifke A. Pondaag, S.E., M.M.; serta Kasat Pol PP Minsel, Rommy Rumagit, S.Sos.
Hadir pula Wakapolres Minsel Kompol Yuli Bandangan; Camat Amurang Petrus Ulaan, S.T.; Camat Amurang Timur Meilisa Aring, S.STP.; Plt. Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Minsel Noldy Watulingas, S.E.; Kabag Ops Polres Minsel AKP Jose Trisko; Kasat Intelkam Polres Minsel IPTU Vidy Pratasis; para lurah dari Kelurahan Bitung dan Ranomea; tokoh agama kedua kelurahan; serta kepala SMP Negeri 1 Amurang Timur dan SMA Negeri 1 Amurang.(d0n)






