SPBU Amurang Bantah Dugaan BBM Tak Sesuai Takaran, Pengelola Lapor Polisi

oleh

Minsel, Portalsulutnew.com – Dugaan ketidaksesuaian takaran BBM jenis Pertalite di SPBU 74.953.15 Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara, mendapat tanggapan dari pihak pengelola. Persoalan yang viral di media sosial itu kini turut dibawa ke ranah hukum melalui laporan polisi.

Area Manager SPBU Amurang, Berce Watulingas, mengatakan pihaknya telah membuat laporan resmi ke Polres Minahasa Selatan terkait persoalan tersebut.

“Kami sudah buat laporan resmi di Polres Minahasa Selatan terkait masalah ini,” ujar Watulingas, Jumat (16/10/2026).

Sebelumnya, seorang konsumen mengunggah keluhan di media sosial pada Kamis (15/10/2026). Dalam unggahan tersebut, konsumen menduga pengisian Pertalite sebanyak 45 liter hanya menghasilkan sekitar 40 liter ketika diukur kembali.

Menanggapi keluhan itu, petugas SPBU, Indra (32), menjelaskan bahwa pihaknya telah memeriksa rekaman CCTV dan data transaksi. Berdasarkan hasil pengecekan internal tersebut, transaksi pengisian tercatat sebanyak 45 liter dengan nilai Rp450 ribu.

Ia juga menyebutkan bahwa dispenser BBM telah menjalani pengujian tera bersama UPTD Metrologi setempat. Menurutnya, hasil pengujian menunjukkan alat ukur masih berada dalam batas toleransi yang diperbolehkan.

“Dari hasil pemeriksaan tersebut juga tidak ditemukan indikasi kecurangan pada sarana penyaluran BBM di SPBU,” jelas Indra.

Meski demikian, dugaan perbedaan takaran yang disampaikan konsumen tetap perlu ditelaah secara objektif. Pemeriksaan resmi dan pengujian yang dapat dipertanggungjawabkan menjadi penting untuk memastikan apakah terdapat ketidaksesuaian takaran atau faktor lain yang memengaruhi hasil pengukuran.

Pihak SPBU menyatakan akan terus mengevaluasi pelayanan dan melakukan pengawasan berkala terhadap fasilitas penyaluran BBM. Pembinaan petugas serta peningkatan kualitas pelayanan juga disebut menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan konsumen.

Watulingas turut mengimbau masyarakat agar memperhatikan proses pengisian BBM, termasuk memastikan angka pada dispenser berada di posisi nol sebelum pengisian dimulai.

Konsumen yang menemukan dugaan pelanggaran atau mengalami kendala pelayanan dapat menyampaikan pengaduan melalui saluran resmi Pertamina Contact Center.(donnie)

No More Posts Available.

No more pages to load.