MANADO | Portalsulutnew.com — Wakil Menteri (Wamen) Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Atip Latipulhayat, meninjau langsung kondisi SMP Negeri (SMPN) 14 Manado, Senin (27/4/2026). Kunjungan yang didampingi Wali Kota Manado, Andrei Angouw, ini membuka fakta di lapangan, sejumlah fasilitas sekolah dinilai belum layak mendukung proses belajar yang optimal.
Perhatian utama tertuju pada ruang perpustakaan. Begitu memasuki ruangan, Wamen langsung menilai kondisi yang ada jauh dari standar kenyamanan. Suhu ruangan yang panas, perabot lama, serta tata ruang yang tidak mendukung aktivitas membaca menjadi catatan kritis.
“Kalau ingin mutu pendidikan meningkat, lingkungan belajar harus nyaman. Perpustakaan seperti ini justru membuat siswa tidak betah,” ujar Wamen secara lugas di lokasi.
Peninjauan kemudian berlanjut ke ruang kelas, Unit Kesehatan Sekolah (UKS), hingga Laboratorium IPA. Meski beberapa fasilitas telah direnovasi, seperti laboratorium pada 2024, masih terdapat kekurangan pada sarana pendukung yang belum terpenuhi.
Kepala SMPN 14 Manado, Fransin Rooroh, mengakui hal tersebut. Ia menyebut pihak sekolah masih menunggu realisasi bantuan lanjutan dari pemerintah pusat setelah pengajuan kebutuhan dilakukan melalui sistem Dapodik.
“Kami sudah ajukan sesuai kebutuhan. Harapannya bisa segera terealisasi agar fasilitas benar-benar bisa digunakan maksimal,” jelasnya.
Di tengah berbagai catatan tersebut, kunjungan ini juga membawa kabar positif. Wamen menyerahkan bantuan sebesar Rp25 juta untuk mendukung peningkatan fasilitas sekolah. Meski belum menjawab seluruh kebutuhan, bantuan ini dinilai sebagai langkah awal intervensi pemerintah pusat.
Kunjungan ini sekaligus menjadi indikator bahwa kondisi sarana pendidikan di daerah mulai mendapat perhatian lebih serius. Pemerintah daerah dan pusat diharapkan dapat bersinergi agar perbaikan tidak berhenti pada peninjauan, tetapi berlanjut pada pembenahan menyeluruh.
Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat pendidikan, termasuk perwakilan BPMP Sulawesi Utara serta jajaran Dinas Pendidikan provinsi dan kota Manado.(*/Ronay)





