Satu Tahun Ujian Yulius–Victor: DPRD Bedah Kinerja, Capaian Dipuji, Tantangan Masih Mengadang

oleh
oleh
Rapat Paripurna LKPJ 2025 Gubernur Sulut
DPRD Sulut menggelar rapat paripurna LKPJ 2025, menguji kinerja Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay. Capaian dipaparkan, namun tantangan masih membayangi.

SULUT | Portalsulutnew.com — Panggung politik Sulawesi Utara kembali memanas. Rapat paripurna DPRD Sulut, Rabu (25/3/2026), bukan hanya sebagai agenda rutin tetapi juga sebagai momen “pengadilan publik” atas satu tahun kepemimpinan Yulius Selvanus dan Victor Mailangkay.

Di ruang paripurna, sorotan tertuju pada Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2025, dokumen yang menjadi cermin sejauh mana janji politik berubah menjadi aksi nyata.

Ketua DPRD Sulut, Fransiskus Andi Silangen, membuka sidang dengan mengucapkan selamat Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri. Namun di balik itu, terselip pesan tegas bahwa evaluasi harus tetap objektif.

“Selamat atas satu tahun kepemimpinan. Semoga Sulut semakin maju,” ucap Silangen, sebuah apresiasi, namun juga pengingat bahwa ekspektasi publik terus meningkat.

Di hadapan legislatif, Gubernur Yulius Selvanus tampil lugas. Ia menegaskan LKPJ bukan formalitas, melainkan alat ukur kinerja sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014.

Dengan gaya khas “Satu Komando, Semangat Petarung”, Gubernur Yulius menekankan disiplin pengelolaan APBD 2025 di tengah tekanan penyesuaian dana pusat.

“Setiap rupiah harus tepat sasaran. Tidak ada ruang pemborosan,” tegasnya.

Dalam satu tahun kepemimpinan, Pemprov Sulut mengklaim sejumlah lompatan yakni:
• Pendidikan & Industri: SMK mulai “dikawinkan” dengan dunia industri, membuka jalur kerja nyata bagi lulusan.
• Kesehatan & Sosial: Angka stunting ditekan lewat program makan bergizi, disertai perbaikan rumah warga tak layak huni.
• Pangan: Swasembada tetap terjaga, dengan optimalisasi 2.000 hektar lahan padi.
• Infrastruktur & Energi: Listrik 24 jam mulai menjangkau enam pulau—langkah penting untuk pemerataan.
• Pariwisata: Destinasi lokal yang sempat redup kembali hidup, menarik wisatawan.

Namun, di balik daftar capaian itu, realitas belum sepenuhnya ideal.

Di penghujung pidatonya, Gubernur Yulius Selvanus memilih tidak menutup mata. Ia mengakui masih banyak aspirasi masyarakat yang belum terakomodasi terutama akibat keterbatasan fiskal daerah.

“Ini kerja kolektif. Kami belum sempurna, tapi kami tidak akan berhenti berjuang,” ujarnya.

Rapat Paripurna LKPJ 2025 tersebut menjadi lebih dari sekadar laporan melainkan adalah titik refleksi sekaligus alarm.

Satu tahun telah berlalu, DPRD akan menguliti, publik akan menilai, dan waktu akan membuktikan, apakah duet Yulius–Victor mampu menjaga momentum, atau justru tersandung di tahun-tahun berikutnya.(romel)

No More Posts Available.

No more pages to load.