MANADO | Portalsulutnew.com – Pemerintah Kota Manado menunjukkan keseriusan penuh dalam mengamankan bantuan Rumah Susun (Rusun) dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Salah satu buktinya, lahan calon lokasi pembangunan di Tanah Coklat, Kelurahan Paniki Dua, Kecamatan Mapanget, mulai dilakukan pembersihan (land clearing).
Langkah cepat ini menegaskan komitmen Pemkot Manado di bawah kepemimpinan Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang dalam menghadirkan hunian layak bagi masyarakat, sekaligus mendorong percepatan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.
Melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Manado yang dipimpin oleh Peter Alexander Eman, ST, bantuan Rusunawa berhasil diamankan setelah melewati proses panjang dan seleksi ketat dari pemerintah pusat.

Kepala Bidang Perumahan Dinas Perkim Manado, Semart Palebangan, ST, bersama tim teknis turun langsung ke lapangan untuk melakukan land clearing di lokasi rencana pembangunan, Kamis (02/02/2026).
Palebangan menjelaskan, bantuan Rusunawa tidak diperoleh secara instan. Pemkot Manado terlebih dahulu mengajukan proposal, melengkapi seluruh persyaratan administrasi dan teknis, hingga menjalani tahapan verifikasi langsung oleh Kementerian PKP.
“Verifikasi teknis dari Kementerian PKP telah dilaksanakan pada akhir tahun 2025. Setelah dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan, kini kami mulai tahap awal dengan pembersihan lahan sebagai persiapan pembangunan Rusun tahun 2026,” ujarnya.

Ia menambahkan, dimulainya land clearing ini menjadi sinyal kuat dukungan Pemkot Manado terhadap program strategis nasional di bidang penyediaan perumahan rakyat.
Dengan bergulirnya tahapan awal
pembangunan ini, Pemkot Manado berharap proyek Rusun dapat segera terealisasi dan menjadi solusi nyata bagi kebutuhan hunian masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Manado.(ronay)







