MINUT | Portalsulutnew.com — Kehadiran Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus S.E menjadi sorotan utama dalam Rapat Paripurna HUT ke-22 Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Rabu (20/11/2025).
Bersama Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H., Gubernur duduk langsung di barisan utama Sidang Istimewa DPRD, mempertegas perhatian Pemerintah Provinsi terhadap perkembangan Minut sebagai daerah strategis di Sulawesi Utara.
Ruang Paripurna DPRD Minut penuh oleh jajaran Pemerintah Kabupaten, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, hingga stakeholder yang selama ini terlibat dalam proses pembangunan.
Atmosfer khidmat terasa sejak awal sidang, namun berubah lebih hidup ketika Gubernur Yulius menyampaikan pandangan kritis sekaligus apresiasinya.
Dalam sambutannya, Gubernur menekankan bahwa Minahasa Utara bukan sekadar wilayah penyangga, tetapi motor penting bagi pertumbuhan Sulut, terutama dengan keberadaan KEK Pariwisata Likupang.
“Kabupaten Minut telah menunjukkan lompatan pembangunan, mulai dari infrastruktur hingga program sosial yang menyentuh masyarakat langsung”,ujar orang nomor satu di Sulut ini.
Namun Gubernur tidak hanya datang membawa pujian. Ia mengingatkan bahwa 2026 akan menjadi tahun persaingan ketat, sehingga sinergi antara Pemprov dan Pemkab harus diperkuat.
“Fokus pembangunan harus tertuju pada stabilitas harga pangan, penguatan UMKM, percepatan infrastruktur, dan peningkatan kualitas layanan publik”,kata Gubernur Sulut.

Gubernur Yulius menegaskan bahwa Pemprov Sulut akan memberikan dukungan penuh terhadap program strategis Minahasa Utara, terutama di sektor pariwisata dan ekonomi kerakyatan yang menjadi tulang punggung wilayah tersebut.
Di sisi lain, Bupati dan Ketua DPRD Minut memanfaatkan momentum paripurna untuk memaparkan jejak 22 tahun perjalanan pembangunan daerah, termasuk capaian ekonomi dan sosial yang dianggap menjadi fondasi memasuki tahun anggaran berikutnya.
Sidang paripurna kemudian ditutup dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng sebuah simbol bahwa Minahasa Utara memasuki usia baru dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi. ***






