Dikukuhkan Gubernur Yulius, Paskibraka Sulut Bersiap Jalankan Misi Sakral 17 Agustus

oleh -999 Dilihat
oleh
Paskibraka Sulut 2026 resmi dikukuhkan Gubernur Yulius Selvanus. Dua hari jelang HUT ke-81 RI, Paskibraka diminta tetap fokus dan siap menjalankan tugas.

SULUT, Portalsulutnew.com – Dua hari menjelang pengibaran Sang Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Sulut Tahun 2026.
Pengukuhan berlangsung di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Jumat (14/8/2026).

Momentum tersebut sekaligus menandai kesiapan putra-putri terbaik Sulawesi Utara untuk menjalankan tugas kenegaraan pada upacara 17 Agustus 2026.

Di hadapan para anggota Paskibraka, Gubernur Yulius menegaskan bahwa pengukuhan bukanlah garis akhir. Justru, menurutnya, tanggung jawab sesungguhnya segera dimulai ketika mereka berdiri membawa Merah Putih dalam upacara kemerdekaan.

“Kalian sudah selesai dikukuhkan untuk membawa suatu kehormatan. Pada tanggal 17 nanti kalian akan melaksanakan tugas yang tidak ringan,” tegas Yulius.

Ia meminta seluruh anggota Paskibraka tetap menjaga kondisi fisik, mental dan konsentrasi. Dengan waktu persiapan yang tinggal dua hari, tidak boleh ada ruang bagi kelengahan.

“Siapkan fisikmu. Masih ada dua hari lagi, jangan lengah. Pembina dan pelatih tetap didampingi, kemudian tim kesehatan jangan lupa dicek, supaya kita betul-betul siap 100 persen dalam melaksanakan tugas,” ujarnya.

Menurut Yulius, terpilih sebagai Paskibraka tingkat provinsi merupakan sebuah kehormatan yang lahir dari proses panjang. Mereka harus melewati seleksi dari kabupaten dan kota sebelum akhirnya dipercaya membawa nama Sulawesi Utara.

Bukan hanya kemampuan baris-berbaris yang diuji. Pendidikan, pembinaan, kedisiplinan hingga ketahanan mental menjadi bagian dari perjalanan yang harus mereka lalui.

“Selama kalian dilatih, dididik oleh senior, pembina dan pelatih, tentunya suka duka ada. Mungkin ada yang mau menyerah. Tapi karena semangat, akhirnya kalian sampai juga di finish pada malam hari ini,” ungkapnya.

Gubernur juga mengapresiasi semangat para Paskibraka yang secara sukarela mengambil bagian dalam peringatan hari kemerdekaan. Baginya, tugas tersebut merupakan bentuk pengabdian sekaligus kesempatan untuk menanamkan nilai patriotisme dan rasa cinta terhadap bangsa.

“Secara pribadi saya bangga dan tentunya sebagai gubernur lebih bangga lagi karena kalian secara ikhlas, sukarela mengabdikan diri sebagai petugas dalam upacara 17 Agustus Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81,” katanya.

Gubernur Yulius mengingatkan bahwa pengalaman selama menjadi Paskibraka harus menjadi bagian dari pembentukan karakter. Disiplin, pantang menyerah, tanggung jawab dan patriotisme diharapkan tidak berhenti setelah tugas upacara selesai.

Ia pun memberikan penghargaan kepada orang tua yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan para Paskibraka. Dukungan keluarga dinilai menjadi salah satu kekuatan yang membuat mereka mampu bertahan melewati proses seleksi hingga pelatihan.

Menariknya, Gubernur Yulius menggambarkan pelaksanaan upacara 17 Agustus sebagai sebuah kerja bersama. Ia dan para Paskibraka, kata dia, memiliki peran berbeda tetapi tujuan yang sama.

“Kita akan menjadi tim yang sama. Kamu yang membawa bendera, aku inspektur upacaranya. Kita akan menjadi teamwork yang baik, yang solid, dengan membawa nama harum Provinsi Sulawesi Utara,” ungkap Yulius.

Karena itu, ia meminta pembina, pelatih dan tim kesehatan terus melakukan pendampingan hingga hari pelaksanaan. Menurutnya, kondisi setiap anggota harus benar-benar dipastikan agar mampu menjalankan tugas secara maksimal.

Di akhir arahannya, Gubernur Yulius menyampaikan apresiasi kepada seluruh pembina, pelatih dan pihak yang terlibat dalam proses pembentukan Paskibraka Sulut 2026.

Ia berharap pembinaan tidak berhenti pada pengukuhan. Para anggota Paskibraka juga diharapkan terus mendapat pendampingan dan mampu membawa nilai-nilai kedisiplinan serta semangat kebangsaan dalam kehidupan dan pengabdian mereka selama satu tahun ke depan.

Kini, panggung utama tinggal menunggu dua hari. Merah Putih akan berkibar, dan para Paskibraka Sulut 2026 bersiap memastikan momen sakral itu berjalan penuh kehormatan.***

No More Posts Available.

No more pages to load.