Dari BLK Bitung, Gubernur Yulius Dorong Lulusan Vokasi Kuasai Dunia Industri

oleh -1315 Dilihat
oleh
Gubernur Sulut Yulius Selvanus menegaskan komitmennya memperkuat pendidikan vokasi dan memperjuangkan revitalisasi BLK Bitung untuk mencetak SDM unggul yang siap bersaing di dunia industri.

BITUNG, Portalsulutnew.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mempertegas langkah membangun sumber daya manusia (SDM) unggul dengan menjadikan pendidikan vokasi sebagai salah satu prioritas utama.

Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, bahkan siap memperjuangkan revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) Bitung agar mampu mencetak tenaga kerja yang siap bersaing di dunia industri. Komitmen tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri kegiatan di BLK Bitung, Kamis (23/7/2026).

Menurutnya, pendidikan vokasi menjadi kunci untuk melahirkan tenaga kerja profesional yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri.

“Keahlian dan keterampilan adalah modal utama menghadapi persaingan kerja yang semakin ketat. Karena itu, lulusan vokasi harus terus meningkatkan kompetensi, berinovasi, dan siap menjadi tenaga kerja unggul,” tegas Yulius.

Tak hanya memberi motivasi kepada peserta pelatihan, Gubernur juga memastikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara akan berupaya mengawal revitalisasi BLK Bitung melalui koordinasi intensif dengan pemerintah pusat.

Menurutnya, keberadaan fasilitas pelatihan yang modern dan representatif menjadi faktor penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi sekaligus menghasilkan tenaga kerja yang kompeten dan siap memasuki pasar kerja.

“Kami akan membantu melobi pemerintah pusat agar revitalisasi BLK Bitung dapat segera terealisasi. Dengan fasilitas yang lebih baik, Sulawesi Utara akan semakin banyak melahirkan SDM berkualitas,” ujarnya.

Gubernur Yulius menegaskan, penguatan pendidikan vokasi merupakan bagian dari strategi pembangunan daerah yang berfokus pada peningkatan kualitas SDM.

Langkah ini diyakini akan memperkuat daya saing daerah, menarik investasi, serta mendukung pertumbuhan sektor industri di Sulawesi Utara.

Pemprov Sulut juga terus membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah pusat, dunia usaha, dan lembaga pendidikan agar sistem pelatihan kerja mampu mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar.

Melalui strategi tersebut, lulusan vokasi diharapkan tidak hanya siap menjadi tenaga kerja profesional, tetapi juga mampu menjadi wirausahawan, inovator, dan penggerak pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara.***

No More Posts Available.

No more pages to load.