BITUNG – Bait Suci GMIM Dorbolaang di Pulau Lembeh, Kota Bitung, segera memasuki babak penting menuju peresmian. Besok, Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, Pdt. Dr Adolf Katuuk Wenas, M.Th, dijadwalkan melantik Panitia Peresmian Bait Suci GMIM Dorbolaang Tahun 2026.
Bait Suci ini dibangun atas inisiatif Ko Denny Sondakh, adik kandung mantan Wali Kota Bitung almarhum Hanny Sondakh. Pembangunan dimulai sejak 25 Juni 2021 di Kelurahan Dorbolaang, Kecamatan Lembeh Selatan, sebagai wujud persembahan iman dan dedikasi keluarga bagi GMIM.
Meski kerap disebut sebagai Bait Suci, bangunan ini bukan replika Bait Suci di Yerusalem. Desain dan bentuk arsitekturnya memiliki kekhasan tersendiri. Proses pembangunannya pun tidak semata berbasis arsitektural, tetapi diawali dengan penelusuran sejarah serta kajian teologis yang mendalam.
Setelah melalui proses pembangunan selama 2 tahun 8 bulan, pada Sabtu, 24 Februari 2024, seluruh perkakas Bait Suci ditahirkan melalui ibadah khusus yang dipimpin oleh Pdt Adolf Katuuk Wenas, yang saat itu menjabat Wakil Ketua Bidang Misi dan Hubungan Kerja Sama BPMS GMIM.
Momentum penahiran tersebut bertepatan dengan Hari Sabat bagi umat Adven serta perayaan Cap Go Meh bagi umat Khonghucu dan Buddha, menegaskan nilai spiritual dan harmoni lintas iman.
Bait Suci GMIM Dorbolaang berdiri megah di atas lahan seluas 5.422 meter persegi dari total luas tanah 7.421 meter persegi. Tanah beserta bangunan ini telah dihibahkan secara resmi kepada Sinode GMIM pada tahun 2021 dan tercatat dalam Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 00243 Dorbolaang, Lembeh Selatan, Kota Bitung. Hingga kini, bangunan tersebut tercatat sebagai aset sah GMIM.
Dalam keterangannya menjelang pelantikan panitia, Pdt Adolf Katuuk Wenas menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam.
“Saya, seluruh BPMS, dan jemaat GMIM tentu bersyukur dan berterima kasih kepada Ko Denny Sondakh dan keluarga yang telah membangun Bait Suci Dorbolaang serta menghibahkan tanah dan bangunannya kepada GMIM,” ujarnya.
Ia menegaskan, BPMS GMIM berkomitmen mewujudkan harapan keluarga Sondakh agar Bait Suci GMIM Dorbolaang kelak menjadi destinasi wisata religi di Kota Bitung.
“Kita semua berharap bait suci ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh pengunjung sebagai tempat menyampaikan doa dan permohonan kepada Tuhan,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Peresmian yang juga Ketua BPMW Bitung XIII, Pdt Maxi Mantow, M.Th, menjelaskan bahwa pembentukan panitia merupakan hasil koordinasi intensif antara BPMS GMIM, Pemerintah Kota Bitung, Ko Denny Sondakh beserta keluarga, serta para Ketua BPMW se-Kota Bitung.
BPMS GMIM telah mengedarkan Surat Undangan Nomor K.0930/PPD.I/02-26 tertanggal 20 Februari 2026, terkait Pelantikan Panitia yang dibentuk melalui Surat Keputusan Nomor 16 Tahun 2026 tentang Panitia Peresmian Bait Suci GMIM Dorbolaang Pulau Lembeh Tahun 2026.
“Panitia diketuai oleh Pnt. Michael Sondakh, S.Sos., M.A.P., dengan Wakil Ketua Dr. Ir. David Sompie. Saya dipercaya sebagai Sekretaris dan Christiati M. Dundu sebagai Bendahara. Total panitia berjumlah 36 orang dan akan dilantik langsung oleh Ketua BPMS GMIM,” jelas Pendeta Maxi Mantow, yang saat ini tengah menanti tahapan wisuda Doktor Teologi.
Pelantikan panitia ini merupakan rangkaian persiapan menuju peresmian Bait Suci GMIM Dorbolaang, yang diharapkan bukan hanya menjadi simbol iman, tetapi juga ikon wisata rohani dan perekat harmoni di Kota Bitung.(*)






