Manado, Portalsulutnew.com — Memasuki masa pengakhiran dinas tidak berarti berhentinya ruang untuk berkarya. Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan dalam pembekalan dan pelatihan keterampilan bagi Pegawai Negeri pada Polri (PNPP) Polda Sulawesi Utara yang segera memasuki masa pensiun.
Kegiatan yang digelar di Aula Catur Prasetya Polda Sulut, Selasa (29/9/2026), diikuti sebanyak 80 peserta. Pembekalan dibuka Wakapolda Sulut Brigjen Pol Susetio Cahyadi dan turut dihadiri para Pejabat Utama Polda Sulut, narasumber serta pihak terkait.
Dalam arahannya, Susetio menekankan pentingnya kesiapan mental dan kemampuan peserta dalam menghadapi perubahan kehidupan setelah tidak lagi menjalankan tugas kedinasan.
Menurutnya, masa pensiun harus dipandang sebagai awal dari fase kehidupan yang baru, bukan sebagai berakhirnya pengabdian.
“Ketika memasuki masa pensiun, kita harus tetap memiliki semangat untuk berkarya. Ada empat hal yang perlu menjadi pedoman, yaitu membuat legacy atau warisan yang baik, ikhlas menerima perubahan, memiliki damai di hati, serta tetap bermanfaat bagi banyak orang,” ujar Wakapolda.
Ia menjelaskan, warisan atau legacy tidak selalu diwujudkan dalam bentuk pencapaian besar. Pengalaman, keteladanan, kebaikan serta nilai positif yang ditanamkan selama menjalankan tugas juga merupakan bagian dari warisan yang dapat ditinggalkan seseorang.
Karena itu, para peserta diminta mampu menerima perubahan setelah berakhirnya masa dinas, sekaligus tetap menjaga hubungan harmonis dengan keluarga dan lingkungan masyarakat.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita dapat menerima masa pensiun dengan ikhlas, tetap menjaga hubungan baik dengan keluarga dan masyarakat, memiliki kedamaian dalam hati, serta terus memberikan manfaat sesuai kemampuan yang kita miliki,” lanjutnya.
Pembekalan tersebut tidak hanya diarahkan pada kesiapan mental. Para peserta juga mendapatkan gambaran mengenai sejumlah peluang kegiatan produktif yang dapat dikembangkan setelah memasuki masa pensiun.
Wakapolda menyampaikan, berdasarkan pemetaan minat peserta, sektor perdagangan, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), serta perikanan menjadi sejumlah bidang yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan.
“Pelatihan ini juga diarahkan untuk membantu para peserta mempersiapkan diri, baik secara mental maupun keterampilan. Berdasarkan pemetaan minat, bidang perdagangan, UMKM dan perikanan dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai bekal setelah masa dinas berakhir,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk sinergitas Polda Sulut dengan sejumlah pihak dalam mempersiapkan personel menghadapi masa purnatugas. Beberapa pihak yang terlibat antara lain Bank BNI, ASABRI, Dinas UMKM Provinsi Sulawesi Utara, Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Tatelu serta para narasumber.
Susetio berharap pembekalan ini dapat membuka wawasan sekaligus memberikan motivasi kepada peserta agar mampu menyusun langkah setelah meninggalkan kedinasan.
Ia juga mengingatkan agar pengalaman yang diperoleh selama menjadi bagian dari institusi Polri dapat menjadi modal untuk tetap berkontribusi di tengah masyarakat.
“Setelah pensiun, kita tetap harus produktif. Gunakan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki untuk melakukan hal-hal positif, sehingga kehadiran kita tetap dirasakan dan memberikan manfaat bagi keluarga maupun masyarakat,” pungkasnya.(*/ronay)





