MANADO | Portalsulutnew.com – Tragedi kebakaran yang melanda Panti Werda Ranomuut, Kota Manado, Minggu (27/12/2025) malam, menyisakan duka mendalam. Musibah kemanusiaan tersebut merenggut nyawa 16 penghuni panti dan mengguncang rasa keprihatinan seluruh masyarakat Sulawesi Utara.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bergerak cepat merespons kejadian itu. Atas arahan langsung Gubernur Sulut Yulius Selvanus, jajaran terkait diminta segera turun ke lapangan untuk melakukan penanganan darurat dan memastikan seluruh korban mendapatkan perhatian maksimal.
Juru Bicara Gubernur Sulut yang juga Plh Kepala Dinas Kominfo sekaligus Asisten I Setdaprov Sulut, Denny Mangala, menyampaikan bahwa Gubernur telah menugaskan Kepala BPBD dan Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulut untuk menangani dampak awal pasca kebakaran.
“Langkah cepat dilakukan untuk meringankan beban para korban dan keluarga, mulai dari pendampingan, penyaluran bantuan logistik, hingga koordinasi lintas sektor dengan Pemkot Manado dan instansi terkait,” ujar Mangala.
Tak hanya fokus pada korban meninggal, Pemprov Sulut juga memastikan korban selamat yang mengalami luka-luka mendapat pelayanan medis optimal.
Koordinasi intensif dilakukan dengan pihak rumah sakit agar proses perawatan berjalan maksimal hingga kondisi korban benar-benar pulih.
Selain itu kata Mangala, Gubernur Yulius Selvanus menugaskan tim khusus melakukan pendataan menyeluruh terhadap kebutuhan mendesak, baik bagi korban maupun pengelola panti, sebagai dasar penyaluran bantuan lanjutan sesuai kondisi di lapangan.
Lanjutnya, di tengah duka mendalam, Gubernur mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Utara untuk bersama-sama mendoakan para korban.
“Marilah kita doakan saudara-saudara kita yang telah meninggal dunia agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,” ujar Mangala menyampaikan ungkapan Gubernur Yulius Selvanus.
Ia juga berharap dukungan doa bagi para korban yang masih menjalani perawatan agar segera pulih dan dapat kembali beraktivitas bersama keluarga.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menegaskan komitmennya untuk selalu hadir dalam setiap situasi darurat kemanusiaan, dengan penanganan yang cepat, terkoordinasi, dan mengutamakan keselamatan serta kesejahteraan masyarakat. (romel)





