Sulut Kirim Ribuan Ton Bantuan Pangan, Gubernur Yulius Pastikan Beras dan Migor Tiba Hingga Miangas

oleh
oleh
Pelepasan distribusi bantuan pangan
Gubernur Sulut Yulius Selvanus saat melakukan pelepasan pendistribusian bantuan pangan ke seluruh Kabupaten dan Kota di Sulut

BITUNG | Portalsulutnew.com — Kota Bitung, menjadi saksi ketika Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menekan pedal percepatan distribusi bantuan pangan, pada Selasa 11 November 2025. Ribuan ton beras dan minyak goreng diberangkatkan serentak menuju seluruh Kabupaten dan Kota se-Sulut, tanda bahwa mesin bantuan pemerintah kembali bergerak kencang menjelang akhir tahun.

Pimpinan Perum Bulog, Wawali Bitung, Bupati Talaud, Bupati Sitaro, Wali Kota Manado, sejumlah perwakilan daerah dari berbagai kabupaten kota, DPRD Bitung, Forkopimda, hingga warga Madidir ikut menyaksikan pelepasan logistik itu. Barisan pejabat lengkap, pesan yang dibawa pun jelas distribusi tidak boleh tersendat.

“Atas nama Pemprov Sulawesi Utara saya menyampaikan terima kasih. Pimpinan Bulog bergerak lewat rapat terbatas, dan hari ini kita mulai distribusi cadangan pangan untuk seluruh daerah. Setiap desa mendapat bagian, dan Paceda Madidir mewakili banyak desa lain,” ujar Gubernur Yulius.

Ia membeberkan bahwa sejak Juni-Juli lalu, grafik penerima bantuan terus naik. Dari 1.200 penerima pada semester sebelumnya, kini jumlahnya kembali bertambah, mengikuti lonjakan kebutuhan jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Setiap semester ada tambahan 1.200 penerima. Saya harap bantuan ini memberi ruang napas bagi masyarakat,” kata Yulius.

Gubernur juga memberi sorotan khusus pada kehadiran kepala daerah kepulauan. Menurutnya, langkah itu memastikan logistik benar-benar mencapai titik terjauh Sulut.

“Bupati Talaud dan Bupati Sitaro hadir. Ini penting, karena bantuan harus tiba sebelum Natal. Sampai ke Miangas pun harus aman,” tegasnya.

Dari total 2.800 ton bantuan beras, masing-masing kabupaten kota menerima rata-rata 20 ton, dengan Kota Manado sebagai penerima terbanyak. Setiap warga penerima akan memperoleh 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng.

Gubernur Yulius menutup acara dengan satu pesan tegas yakni pengawalan wajib ketat.

“Saya minta TNI-Polri kawal hingga titik akhir. Pastikan bantuan pangan ini benar-benar sampai ke tangan masyarakat,” pungkasnya. (romel)

No More Posts Available.

No more pages to load.