Manado – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) menyikapi kenaikan harga beras yang belakangan ini memberatkan daya beli masyarakat.
Melalui Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulut. Pemprov Sulut menggelar Operasi Pasar Murah di 15 kabupaten dan kota.
Gerakan pasar murah tersebut telah diawali dari Kota Manado bertempat di Kelurahan Tongkaina, Kecamatan Bunaken, Kamis 10 July 2025.
Selanjutnya,Pemprov Sulut akan melakukan kegiatan yang sama di Kabupaten dan Kota lain di Sulut.
Operasi pasar murah ini diinstruksikan langsung Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, untuk menstabilkan harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok strategis bagi warga Sulut.
Gerakan pasar murah ini menjadi salah satu solusi jangka pendek yang diambil agar masyarakat tetap dapat menjangkau kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Jangan lewatkan : Pemprov Sulut Tanggap! Gubernur Yulius Gerakkan Operasi Pasar Atasi Kenaikan Harga Beras
Menurut Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulut , bahwa bantuan Pangan Beras ini adalah program pemerintah pusat bersumber dari stok Cadangan Beras yang dikelola Perum Bulog.
Bantuan beras tersebut akan disalurkan ke daerah atau kelurahan dan desa penerima bantuan.
“Operasi pasar ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam menanggulangi kerawanan kekurangan pangan dan mengendalikan gejolak harga panganberas dan inflasi”,jelasnya.
Sumber Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementrian Sosial menyebutkan. Jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Sulut berjumlah 138.676 penerima yang tersebar di 15 Kabupaten dan Kota.
Pelaksanaan Launching pelepasan bantuan pangan beras ke 15 Kabupaten dan Kota akan dilakukan pada , Selasa 15 July 2025, bertempat di Loby Depan Kantor Gubernur Sulut.
Tindakan cepat dan tegas Gubernur Yulius Selvanus SE, membuktikan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan harga kebutuhan pokok yang terus berubah.





