MANADO | Portalsulutnew.com — Panggung pertarungan menuju kursi Ketua Umum KONI Kota Manado resmi mengerucut. Dari dinamika penjaringan yang berlangsung sejak usainya Porprov November lalu, hanya dua figur yang dinyatakan sah melaju ke arena kontestasi.
Ketua Harian KONI Manado yang juga Ketua Tim Penjaringan, Reza Rumambi, memastikan seluruh tahapan telah dituntaskan. Bersama timnya Jimmy Gosal, Hamdan Paneo, dan Roby Lumi, proses evaluasi, penelitian, hingga verifikasi dokumen dilakukan secara ketat dan berlapis.
“Semua tahapan telah kami jalankan sesuai mandat organisasi. Hari ini proses penjaringan kami nyatakan rampung,” tegas Reza dalam pernyataannya.
Dari tiga nama yang sempat mengambil formulir Richard Sualang, Calvin Castro, dan Joseph Kopalit hanya dua kandidat yang menunjukkan keseriusannya dengan mengembalikan berkas secara resmi. Richard Sualang dan Calvin Castro akhirnya mengunci tiket menuju babak akhir.
“Kami pastikan hanya kandidat yang memenuhi syarat dan taat mekanisme yang kami nyatakan sah. Richard Sualang dan Calvin Castro resmi lolos verifikasi,” ungkap Reza.
Dengan ditetapkannya dua nama tersebut, tugas Tim Penjaringan dinyatakan selesai. Kini, sorotan publik olahraga Manado tertuju pada
Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) yang akan digelar 10 Desember. Forum ini akan menjadi panggung demokrasi penentu arah masa depan KONI Manado.
Reza menegaskan, Musorkot bukan sekadar agenda formal, melainkan momentum penentu regenerasi kepemimpinan olahraga di Kota Manado.
“Cabor punya peran besar dalam menentukan masa depan KONI. Kami ingin proses ini berjalan fair, objektif, aman, dan kondusif,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta Musorkot untuk membawa mandat resmi yang ditandatangani Ketua dan Sekretaris Cabor, atau minimal Ketua Cabor, demi menjaga legitimasi dan integritas forum.
“Ini bukan soal siapa yang menang, tapi bagaimana olahraga Manado bisa melangkah lebih besar ke depan,” pungkas Reza. ***





