Minut, Portalsulutnew.com – Program Pasar Murah yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) melalui Dinas Perdagangan di Desa Kolongan Tetempangan (Koltem), Kecamatan Kalawat pada Rabu 18 Maret 2026 disambut antusias warga yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Program ini merupakan wujud nyata komitmen dan tanggung jawab Bupati Minut Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok, mengendalikan inflasi daerah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dari pantauan media ini, antusiasme masyarakat tinggi sejak pagi, ratusan masyarakat berbondong-bondong memadati lokasi pasar murah di Balai Desa Koltem dan mengantre secara tertib untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Bupati Minahasa Utara melalui Kepala dinas Perdagangan Drs Maxmillian Tapada, MSi menyampaikan, diharapkan masyarakat bisa mendapatkan 9 bahan pokok dengan harga murah terjangkau. Sekaligus tentunya bagi mereka yang beragama muslim tentunya di bulan Ramadan ini bisa mendapatkan stok bahan pokok jelang hari raya Idul Fitri.
“Kegiatan yang kita laksanakan saat ini merupakan bagian dari program Bupati Dr Joune Ganda, SE. MAP. MM. MSi dan Wakil bupati Kevin William Lotulung, SH. MH. Kami berharap program ini agar benar-benar berjalan terutama dihari-hari besar keagamaan khususnya Idul Fitri dan nyepi bisa tersedia dan bisa mencukupi dan bisa terjangkau bagi masyarakat,” ucap Tapada didampingi Kepala dinas Perindustrian Agnes Tumangken dan Sekertaris Badan Keuangan Eveline Luntungan.
Kadis Tapada mengungkapkan, pelayanan pasar murah ini bukan hanya di kecamatan-kecamatan tetapi juga menyasar di pasar-pasar sampai masyarakat yang ada di pulau agar pengendalian inflasi sampai di kepulauan.
“Rencana pasar murah untuk daerah kepulauan selesai hari raya IdulFitri dan Nyepi. Kita akan sasar masyarakat pesisir dan kali ini kami akan membawa juga daging ayam. Masyarakat di pulau yang lalu menanyakan daging ayam, ” ujarnya.
Dikatakan Tapada, pengendalian inflasi Kabupaten Minahasa Utara berturut-turut terendah se-Indonesia.
Sementara, Camat Kalawat Agustinus Dondokambey, SSTP mengatakan, memang kebutuhan pangan ini sangat penting bagi masyarakat karena kita tahu ini menjelang hari besar keagamaan nasional menjelang lebaran dan mengingat kondisi cuaca yang saat ini berubah-ubah sehingga menyebabkan ada beberapa petani yang gagal panen.
“Mewakili masyarakat Kalawat saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara atas kegiatan ini, karena sangat bermanfaat untuk menunjang dan memastikan bahwa ketersediaan pangan di masyarakat itu cukup,” ucap Dondokambey.
Dikesempatan yang sama, Penjabat Hukum Tua Desa Kolongan Tetempangan Renny Onthony juga berterima kasih kepada Pemkab Minut atas penyelenggaraan pasar murah untuk menstabilkan harga dan membantu masyarakat.
“Saya hukum tua Desa Kolongan Tetempangan tentunya kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih banyak kepada pimpinan Bapak Bupati dan bapak Wakil Bupati yang selalu mau melayani masyarakat lewat kegiatan-kegiatan seperti ini melalui Dinas Perdagangan dan dari 12 desa, kami bersyukur kami yang menjadi tuan rumah,“ kata Kumtua Renny.
Dalam pasar murah ini Bahan pokok yang dijual berupa beras/5kg 44.500, minyak kelapa 12.000/liter, gula 9.300/kg, tepung 6.500/kg, cabe rawit 60.000/kg, bawang merah 40.000/kg, Bawang putih 35.000/kg, telur 53.000/baki. (**)






