Dua Medali, Satu Janji: Atlet Emas Sulut Andre Waturandang dan Israellah Saweho Resmi Bertunangan

oleh
oleh
Dua Atlet Medali Emas Sulut, Andre Waturandang dan Israellah Saweho Resmi Bertunangan
Andre Waturandang dan Israellah Athena Bonita Saweho

MANADO | Portalsulutnew.com – Dunia olahraga Sulawesi Utara kembali diselimuti kabar manis. Bukan soal podium juara atau lagu kebangsaan yang berkumandang, melainkan tentang dua atlet berprestasi yang kini melangkah ke babak baru kehidupan. Andre Waturandang dan Israellah Athena Bonita Saweho resmi mengikat pertunangan, menyatukan cinta, komitmen, dan semangat juang dalam satu kisah inspiratif.

Bagi publik olahraga Sulut, nama Andre Waturandang bukanlah sosok asing. Atlet Hapkido asal Watudambo, Minahasa Utara ini dikenal sebagai pribadi disiplin dan tangguh. Di luar arena, Andre juga mengemban tugas sebagai anggota Tim Tarsius Presisi Polres Bitung, menyeimbangkan peran sebagai aparat negara dan atlet profesional. Dedikasinya terbayar dengan deretan prestasi bergengsi di level nasional hingga internasional.

Sejumlah medali emas telah ia persembahkan, mulai dari South East Asia Hapkido Championship 2025 di Yogyakarta, Asia Hapkido Championship WHMAF 2024 di Hong Kong yang diikuti atlet dari 13 negara, hingga emas PON XXI Aceh–Sumut 2024 untuk Sulawesi Utara. Setiap kemenangan mencerminkan konsistensi, latihan keras, dan mental baja yang ia bangun selama bertahun-tahun.

Di sisi lain, sosok Israellah Athena Bonita Saweho tampil sebagai representasi generasi baru tinju Sulawesi Utara. Putri dari legenda tinju Sulut, Bonyx Saweho, Israellah tumbuh dengan darah juang olahraga. Ia membuktikan bahwa prestasi bukan sekadar warisan nama besar, melainkan hasil kerja keras dan ketekunan yang tak kenal lelah.

Israellah Saweho telah mencatatkan prestasi membanggakan, di antaranya juara Kejurnas Tinju 2022, peraih medali emas PON XXI Aceh–Sumut 2024 untuk Sulawesi Utara, serta medali perunggu SEA Games Thailand 2025 mewakili Indonesia. Di usia muda, ia telah menjelma menjadi salah satu petinju andalan Merah Putih.

Pertunangan Andre dan Israellah pun menjadi simbol istimewa bersatunya dua atlet emas Sulawesi Utara dari cabang olahraga berbeda, namun dengan nilai yang sama, disiplin, pengorbanan, dan tekad untuk terus berprestasi.

Kisah mereka tak hanya bicara tentang cinta, tetapi juga tentang saling menguatkan di tengah tekanan dunia olahraga kompetitif.

Lebih dari sekadar peristiwa pribadi, pertunangan ini memberi pesan kuat bagi generasi muda Sulut. Bahwa prestasi dan kehidupan pribadi dapat berjalan beriringan, selama dibangun dengan komitmen dan tujuan yang jelas.

Andre dan Israellah kini bukan hanya inspirasi di arena pertandingan, tetapi juga teladan tentang bagaimana merajut masa depan bersama, tanpa meninggalkan mimpi dan dedikasi untuk daerah serta bangsa. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.